Semisal Bitcoin, atau BTC diperdagangkan dalam kisaran ketat antara US$46.000 atau setara  Rp659,5 juta hingga US$47.000 atau setara Rp673,8 juta per keping.

Pasar kripto secara keseluruhan masih dipengaruhi sentimen negatif dari konflik yang terjadi antara Rusia-Ukraina. Selain itu kondisi ekonomi global juga turut memberikan dampak pada kondisi pasar kripto. 

Kemarin (Rabu, 30/3/2022), Diplomat Rusia menyatakan pembicaraan damai dengan Ukraina belum mencapai titik balik. Sementara itu, pertempuran meningkat antara kedua negara, yang berkontribusi pada kenaikan harga minyak dan emas.

Sementara itu, pertempuran meningkat antara kedua negara, yang berkontribusi pada kenaikan harga minyak dan emas.

Di tengah sentimen tersebut, sebagian besar cryptocurrency alternatif (altcoin) mengungguli Bitcoin pada Kamis(31/3/2022) yang menunjukkan pedagang masih nyaman dengan risiko yang cukup tinggi. 

Misalnya, AAVE dan Solana yang naik sebanyak 7 persen selama 24 jam terakhir, dibandingkan dengan kenaikan 1 persen dalam Bitcoin selama periode yang sama.

Selain itu, Indeks Ketakutan dan Keserakahan (Fear and Greed Index) Bitcoin memasuki wilayah "keserakahan", yang menunjukkan masih adanya sentimen bullish di antara pedagang kripto.

Selama beberapa bulan terakhir, pembacaan sentimen Bitcoin tidak menentu karena BTC turun sebanyak 50 persen dan kemudian stabil dalam kisaran perdagangan, meskipun dengan perubahan harga 20 persen. Sangat sulit untuk mendapatkan pembacaan yang jelas tentang sentimen kripto, terutama selama masa tekanan pasar.

Perusahan analisis, Arcane Research dalam sebuah laporan menjelaskan pelaku pasar harus hati-hati jika mencapai indeks “keserakahan”.

"Pelaku pasar harus ingat bahwa setiap kali kita menunjukkan sedikit tanda keserakahan musim semi ini, pasar telah membanting kita kembali ke keadaan yang menakutkan," tulis Arcane Research dikutip dari CoinDesk, Kamis (31/3/2022). 

Kapitalisasi pasar Bitcoin relatif datar terhadap total kapitalisasi pasar kripto, atau "rasio dominasi," turun di bawah rata-rata pergerakan 50 hari, yang berarti Altcoin mulai mengungguli.

Biasanya, rasio dominasi Bitcoin yang menurun menunjukkan selera risiko yang lebih besar di antara investor kripto. Sebaliknya, rasio dominasi yang meningkat menandakan pelarian ke tempat yang aman karena investor mengurangi eksposur mereka terhadap Altcoin, yang memiliki profil risiko lebih besar daripada Bitcoin.