Shandy mengatakan,  omzet bisnis produk kecantikan MS Glow senilai Rp 600 miliar per bulan hanya asumsi perhitungan, bukan angka yang sebenarnya.

Sebelumnya disebutkan bahwa MS Glow berhasil menjual 2 juta produk per bulan selama pandemi COVID-19.

Harga produk MS Glow sendiri berkisar Rp 50.000 hingga Rp 150.000, sementara untuk harga paket adalah Rp 300.000

Kemudian jika dipukul rata penjualan Rp 300.000 dikalikan Rp 2 juta, maka penghasilan MS Glow mencapai Rp 600 miliar per bulan.

Shandy 8menjelaskan melalui laman Instagram Story bahwa angka tersebut adalah asumsi perhitungan, bukan jumlah sesungguhnya yang didapat.

"Pernyataan tersebut jelas menjelaskan asumsi perhitungan, bukan pernyataan pendapatan fix. Jadi kurang tepat menurut saya jika kita jadikan acuan untuk menghakimi, kayaknya kita perlu memilah dan membaca hati-hati," ujar Shandy seperti dikutip dari Antara, Jumat (25/3/2022).

Omzet Rp600 miliar yang diterima oleh MS Glow kini menjadi perbincangan hangat warganet. Shandy pun mengaminkan dan berharap hal tersebut benar. 

Ya udah karena dibikin hoax 600m, kuaminkan aja jadi doa, kunfayakun," kata Shandy.

Sebelumnya, dikabarkan bahwa Gilang alias Juragan 99 langsung melaporkan Surat Pemberitahuan atau SPT Tahunan Pajak Penghasilan. Ini dilakukan usai dirinya diincar Ditjen Pajak setelah mengeklaim omzet MS Glow mencapai Rp1.600 miliar dalam sebulan.

Staf Khusus Menteri Keuangan, Yustinus Prastowo mengatakan, Gilang hari ini langsung menyampaikan SPT Pajak di Kantor Pajak Pratama Jakarta Mampang Prapatan. Tak hanya lapor SPT, Gilang juga mengikuti Program Pengungkapan Sukarela (PPS) atau tax amnesty jilid II.

"Kami mendapat info dari rekan di Kantor Pajak, @GilangJuragan99 hari ini menyampaikan SPT dan telah mengikuti Program Pengungkapan Sukarela. Langkah ini patut diapresiasi dan semoga menjadi contoh bagi yang lain untuk peduli dan patuh pajak," tulis Pras seperti dikutip dari akun Twitternya, Jumat (25/3/2022).