Negara-negara pendukung Ukraina terus bertambah sejak invasi Rusia dimulai pada Kamis (24/02/2022) lalu. Ukraina didukung kebanyakan negara Uni Eropa plus Amerika Serikat (AS) dan Kanada.

Meski tak sedikit negara-negara yang mengecam, namun aksi Presiden Vladimir Putin menginvasi Ukraina juga didukung oleh sejumlah negara. Mereka secara terang-terangan mendukung langkah yang diambil Putin.

Sedikitnya lima negara mengaku mendukung langkah Putin menginvasi Ukraina. Mereka tak lain adalah para sekutu Moskow. Mereka di antaranya adalah;

1. Belarusia

Belarus merupakan sekutu Rusia dalam invasi ke Ukraina. Bahkan, mereka menggelar latihan perang bersama Rusia dan memberi jalan militer Rusia ke Ukraina.

Putin dikabarkan sempat berkomunikasi dengan Presiden Belarus, Alexander Lukashenko sebelum melancarkan invasi ke Ukraina. Putin juga disebut memberi informasi terkait situasi yang terjadi di perbatasan Ukraina dan Rusia.

Rusia dan Belarus bahkan sudah menggelar latihan militer sejak jauh-jauh hari invasi ke Ukraina. NATO melaporkan bahwa Rusia menempatkan hingga 30 ribu tentara di Belarus.


2. Myanmar

Junta Myanmar pada Jumat (25/2/2022) mendukung invasi Rusia ke Ukraina, dengan menyebut langkah itu menunjukkan posisi Moskwa sebagai pemimpin dunia.

Rusia adalah salah satu sekutu utama dan pemasok senjata ke para jenderal Myanmar. Mereka juga berulang kali melindungi negara yang dilanda kudeta itu di PBB.

Juru bicara junta Zaw Min Tun mengatakan, militer Rusia melakukan hal yang benar demi keberlanjutan kedaulatan negara mereka.

"Rusia menunjukkan posisinya kepada dunia sebagai kekuatan dunia," ujarnya dalam pernyataan yang dikutip AFP.

Jenderal Min Aung Hlaing pernah berkata kepada Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu, tentara Myanmar menjadi salah satu yang terkuat di kawasan berkat bantuan negaranya, menurut kantor berita TASS.

3. Suriah

Presiden Suriah Bashar Al-Assad menyatakan dukungannya terhadap invasi Rusia ke Ukraina. Kantor kepresidenan Suriah menyatakan, dukungan itu disampaikan Assad saat melakukan panggilan telepon dengan Putin pada Jumat (25/2).

"Selama bertelepon, mereka berbicara tentang situasi di Ukraina dan operasi militer khusus oleh Federasi Rusia untuk melindungi penduduk sipil di wilayah Donbass," bunyi pernyataan kantor Assad seperti dikutip Reuters.

Rusia dan Suriah memang merupakan sekutu. Rusia telah lama mendukung pemerintahan Assad dari gempuran militer Amerika Serikat yang ingin menggulingkannya.

4. Venezuela

Negara yang juga terang-terangan membela Rusia yakni Venezuela. Sehari sebelum Rusia menginvasi Ukraina, Presiden Venezuela, Nicolas Maduro secara terang-terangan menyatakan keberpihakannya kepada Putin.

Menurut Maduro, Rusia merupakan negara yang harus dihormati. Dengan keberpihakan Maduro, ketegangan Rusia-Ukraina dan NATO semakin terasa di kawasan Eropa.

Keberpihakan Maduro ditegaskan dengan menolak semua rencana pengepunan Rusia secara militer. Hubungan antara Venezuela dan Rusia memang telah terjalin erat dengan kerja sama militer kedua negara.

5. Kuba

Kuba bersama Suriah, Nikaragua, dan Venezuela adalah empat negara paling awal yang menyatakan dukungan saat Putin mengakui kemerdekaan Donetsk dan Luhansk, dua wilayah separatis pro-Rusia di Ukraina.