Sebanyak 1.062 Polsek di bawah 343 Polres mengalami perubahan kewenangan, yakni tidak lagi melakukan penyidikan. Adapun  tugas Polsek adalah melakukan pemeliharaan kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat).

Hal ini dikatakan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dalam Rapat Kerja (Raker) Komisi III DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (24/01).

"1.062 Polsek di 343 Polres yang telah diubah kewenangannya hanya untuk pemeliharaan kamtibmas, tidak melakukan penyidikan," kata Kapolri.

"Fokus dalam membina masyarakat dan menyelesaikan permasalahan melalui pendekatan restorative justice dan mediasi," tambahnya.

Kapolri menjelaskan, anggota-anggota Polsek tersebut telah mendapatkan pelatihan secara khusus untuk memahami dan memiliki kemampuan pada fungsi binmas (bina masyarakat), intelijen, sabhara (Samapta Bhayangkara, dan tentunya olah TKP (tempat kejadian perkara).

Dalam mendukung hal itu, sambung Listyo, Polri telah meluncurkan aplikasi Binmas Online System V2 yang membantu pelaporan dan pelatihan petugas Bhabinkamtibmas di lapangan.

"Pada tahun 2021 digunakan oleh 38.189 personel Bhabinkamtibmas atau 97,93% dari 38.995 personel Bhabinkamtibmas," terangnya.

Dalam aplikasi ini Listyo menambahkan, pembina fungsi di tingkat Polda dan Mabes dapat mengetahui permasalahan yang berkembang di lapangan, agar dapat memberikan arahan dan asistensi kepada Polsek terkait.

"Sehingga dapat memberikan petunjuk, arahan, dan asistensi untuk membantu para Bhabinkamtibmas dalam pemecahan permasalahan atau problem solved di lapangan," tutup Kapolri.

Sebelumnya, Kapolri resmi mengeluarkan kebijakan tak ada lagi kewenangan melakukan penyidikan bagi 1.062 kepolisian sektor (polsek).

Kebijakan ini tertuang dalam Keputusan Kepala Kepolisian Republik Indonesia Nomor: Kep/613/III/2021 tentang Penunjukan Kepolisian Sektor Hanya untuk Pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat pada Daerah Tertentu (Tidak Melakukan Penyidikan).

Keputusan tersebut dalam rangka menindaklanjuti program prioritas Kapolri yang disampaikan pada kegiatan Commander Wish, 28 Januari 2021.

Selain itu, keputusan ini memperhatikan usulan dari Kepolisian Daerah perihal penunjukan Kepolisian Sektor hanya untuk pemeliharaan kamtibmas dan bukan melaksanakan penyidikan perkara.

Kedua, program prioritas Kapolri bidang transformasi, penataan kelembagaan, penguatan Kepolisian Sektor dan Kepolisian Resor sebagai lini terdepan pelayanan Polri dengan rencana aksi mengubah kewenangan Kepolisian Sektor. Dan ketiga, pertimbangan dan saran staf Mabes Polri.