Komandan Yonif Para Raider 502 Ujwala Yudha, Letkol Inf. Ahmad Alam Budiman membantah informasi yang menyebutkan bahwa pihaknya mengundang pendakwah Haikal Hassan atau dikenal Babe Haikal ke Malang.

Dalam poster beredar, kegiatan Babe Haikal harusnya berlangsung pada Jumat (21/01). Ahmad Alam Budiman membantah informasi yang beredar tersebut. Dia menegaskan, hal itu tidak benar. "Itu tidak benar," tegasnya, Minggi (23/01) kemarin.

Menurutnya, saat ini satuannya sudah berganti nama sehingga informasi yang disebarkan itu tidak benar. "Berita viral tersebut sudah salah. di mana satuan kami bukan Yonif Linud 502, namun sudah menjadi Yonif Para Raider 502 Ujwala Yudha, " jelasnya.

Ia menambahkan, bahwa masjid di asrama satuannya bukan Masjid Fii Sabilillah seperti yang dilaporkan. "Masjid yang terdapat di asrama kami bernama Al-Falah, bukan Masjid Fii Sabilillah," katanya.

Senada, Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat TNI AD, Brigjen TNI Tatang Subarna mengatakan, beredarnya poster yang menyebut Haikal Hassan akan melaksanakan kegiatan di Yonif Para Raider 502/UY adalah tidak benar atau hoaks.

Tatang menuturkan, memang sebelumnya Haikal meminta izin untuk mengadakan kegiatan pengajian di Yonif Para Raider 502/UY dengan mengundang masyarakat umum.

"Akan tetapi kegiatan tersebut tidak mendapatkan perizinan dari satuan terkait mengingat kondisi pandemi COVID yang masih terus berlangsung saat ini," kata Tatang dalam keterangannya.

Namun, Tim IT dari Haikal sudah telanjur membuat poster dan mempostingnya di Instagram. Padahal acara tersebut tidak jadi terlaksana.

Oleh sebab itu, Tatang menuturkan, Yonif Para Raider 502/UY telah meminta Tim Ustaz Haikal untuk menghapus poster tersebut, guna menghindari kesalahpahaman di masyarakat.

"Selanjutnya, Yonif Para Raider 502/UY akan meminta kepada pihak Tim Ustaz Babe Haikal untuk membuat permintaan maaf melalui pernyataan pers yang menjelaskan bahwa postingan tersebut tidak benar dan dilakukan tanpa seizin dari satuan Yonif Para Raider 502/UY," tutup Tatang.