Tsunami menghantam pulau terbesar Tonga, Tongatapu, setelah gunung berapi Hunga-Tonga-Hunga-Ha'apai di bawah laut di Pasifik Selatan meletus.

Gunung berapi bawah laut Hunga-Tonga-Hunga-Ha'apai ini berada di Pasifik Selatan, 30 km tenggara Pulau Fonuafo'ou Tonga dan sekitar 65 km utara Nuku'alofa.

Aktivitas Gunung berapi bawah laut itu dilaporkan telah meningkat sejak 20 Desember 2021. Namun kemudian, aktivitas dinyatakan menurun atau berhenti pada Selasa (11/01).

Pada Jumat (11/01) Hunga-Tonga-Hunga-Ha'apai akhirnya meletus dan mengirimkan segumpal abu sejauh 20 kilometer, atau 12,4 mil ke udara. Sementara letusan kedua terjadi pada Sabtu (15/01) pada pukul 17.26 waktu setempat.

Tsunami pun terjadi. Ombak melintas garis pantai Nuku'alofa, ibu kota Tonga, mengalir ke jalan-jalan pesisir dan membanjiri properti. 

Radio New Zealand (RNZ) melaporkan, penduduk berbondong-bondong menyelamatkan diri menuju tempat yang lebih tinggi saat ombak menyapu halaman istana, tepi laut, hingga jalan utama.

Raja Tupou VI dievakuasi dari istana kerajaan. Dengan konvoi polisi dan pasukan, raja dibawa ke sebuah vila di Mata Ki Eua.

Pasific Tsunami Warning Center melaporkan gelombang tsunami setinggi 0,8 meter (2,7 kaki), diamati dari alat pengukur di Nuku'alofa.

Sementara di Pago Pago, ibu kota Samoa, dilaporkan gelombang tsunami mencapai tinggi kurang lebih sama sekitar 2 kaki atau 0,7 meter.

Sejak Sabtu malam, layanan cuaca Selandia Baru mencatat adanya lonjakan tekanan cuaca akibat dari letusan gunung. Ilmuwan Emily Lane dari National Institute of Water and Atmospheric Research, Selandia Baru, mengatakan ini adalah erupsi yang 'sangat signifikan'.

"Hantaman gelombang terlihat jelas dari citra satelit dan ada laporan letusan yang terdengar setidaknya hingga sama jauhnya dengan Selandia Baru. Tsunami akibat letusan sudah mencapai lebih dari 2.500 km yang terekam alat pengukur di seluruh Aotearoa," jelas Lane seperti dikutip dari CNN.

Sejumlah wilayah di sekitar Pasifik pun merilis peringatan tsunami menyusul peristiwa yang terjadi di Tonga. National Weather Service Seattle mengeluarkan peringatan tsunami untuk Pantai Pasifik AS.

Laguna Beach, California, AS, pun menutup semua pantainya. Begitu pula wilayah pantai lain, dermaga, pelabuhan yang mengaktifkan pusat operasi darurat menyusul peringatan tsunami.

Sementara itu, Pacific Tsunami Warning Center membatalkan peringatan tsunami untuk Hawaii. Kendati demikian, pengunjung pantai dan pengguna transportasi laut tetap harus waspada akan perubahan tinggi muka air.

Peringatan tsunami pun berlaku di sepanjang garis pantai Jepang. Akibat letusan gunung berapi Tonga, terpantau gelombang tsunami setinggi 1,2 meter menghantam Pulau Amami Oshima, prefektur Kagoshima. Diikuti juga dengan gelombang setinggi 1,1 meter di Pelabuhan Kuju, Prefektur Iwate.

Setelah itu, tsunami yang lebih kecil mencapai daerah lain di sepanjang pantai Pasifik Jepang sebagaimana dilansir AFP. Pantai timur Hokkaido serta wilayah barat daya Kochi dan Wakayama juga dilanda tsunami setinggi 0,9 meter.

Pemerintah Jepang mengeluarkan peringatan tsunami dan penyiar NHK berseru kepada penduduk untuk mengungsi ke tempat yang lebih tinggi.