Gugatan Marissya Icha terhadap Medina Zein atas dugaan pencemaran nama baik, dimana Ia disebut-sebut oleh Medina Zein sebagai ani-ani dan germo, akhirnya mulai masuk waktu penyidikan.

Jumat (14/1/2022), Medina Zein ditemani kuasa hukumnya, Ahmad Macho datang ke Polda Metro Jaya untuk memenuhi panggilan penyidik. Medina Zein menjalani pemeriksaan selama 4,5 jam, mulai dari pukul 3 sore hingga 7 malam.

"(Kedatangan kami) memenuhi panggilan dari penyidik PMJ kami diperiksa jam setengah 3 sampai jam 7, menjawab total lebih 52 pertanyaan, seputar unggahan-unggahan ditanyanya," jelas Machi Ahmad.

Setelah wawancara pemeriksaan tersebut, status Medina Zein telah naik menjadi tersangka dan dijerat dengan Pasal 310 dan 311 KUHP tentang pencemaran nama baik. Machi Ahmad mengatakan bahwa pihaknya tetap menjunjung asas hukum praduga tak bersalah.

"Walaupun Medina sudah jadi tersangka kami menjunjung asas hukum praduga tak bersalah sampai ada putusan pengadilan kekuatan hukum tetap," ujar Machi Ahmad

Medina Zein yang juga diwawancara mengenai pemeriksaan tersebut mengaku bahwa ia merasa santai dan kooperatif.

"Saya santai dan kooperatif, apa yang ditanyakan oleh penyidik saya jawab dengan baik, terus juga alhamdulillah pertanyaan saya lengkapi sebenar-benarnya," kata Medina Zein.

Lebih lanjut, Medina Zein juga menjelaskan alasan dirinya tidak hadir pada saat pertama dipanggil untuk pemeriksaan oleh pihak kepolisian pada 10 Januari lalu.

"Minggu lalu aku dirawat di Bandung satu minggu, ada gangguan di pencernaan saya tiap hari harus disuntik lambung," ungkap Medina Zein.