Setelah beredar foto viral tentang syuting film di lokasi bencana alam, tepatnya di tempat pengungsian korban erupsi gunung Semeru. Salah satu pemeran yang melakukan syuting dan menjadi sorotan netizen adalah aktor Leo Consul.

Film yang berjudul Terpaksa Menikahi Tuan Muda ini melakukan syuting di tengah tenda pengungsian dan banyak mendapat sorotan negatif dari para netizen. Hal negatif yang menjadi sorotan adalah adanya adegan pelukan antara pemeran pria dan wanita. Leo Consul pun yang melakoni adegan itu pun mengungkapkan penyesalannya.

Penyesalan Leo Consul dicurahkan di akun instagramnya @consulleo, aktor asal Filipina ini berusaha menjelaskan bahwa ia hanya berusaha profesional.

"Rebecca dan saya diberitahu bahwa kami akan syuting di sana dengan izin dan itulah sebabnya kami melakukannya. Kami melakukan pekerjaan kami dan kami melakukan apa yang harus kami lakukan sebagai aktor tanpa segera menyadari efek negatif yang telah ditimbulkannya dan saya bertanggung jawab untuk itu," tulis Leo Consul pada kolom deskripsi.

Leo Consul juga menjelaskan bahwa ia merasa bahwa kehadirannya dapat menjadi hiburan para korban bencana alam tersebut. Ia melihat adanya tawa dan senyum dari para pengungsi.

"Ketika kami melihat bagaimana orang-orang menanggapi kehadiran kami: tawa mereka, senyum mereka, kami pikir kami melakukan hal yang baik untuk mereka dengan memberi mereka sedikit hiburan sehingga mereka entah bagaimana bisa melupakan rasa sakit dan kesedihan mereka bahkan hanya untuk sementara tanpa sepenuhnya menyadari bahwa kami menyinggung orang2 diluar sana dan itu salah kami, salah saya dan sekali lagi saya minta maaf," sambung Leo Consul.

Ia juga mengakui bahwa dia tidak bermaksud melakukan hal buruk dan tidak peka terhadap bencana yang terjadi.

"Terkadang ketika kita terjebak dalam momen, kita cenderung melupakan banyak hal dan bahkan secara tidak sadar melakukan hal-hal yang tidak etis tetapi percayalah, itu adalah hal yang paling tidak ingin saya lakukan," tulis Leo Consul lagi.

Leo Consul menuliskan permintaan maaf, meski permintaan maaf ada yang dapat menerima dan ada yang tidak.

"Apa pun yang kita lakukan, baik atau tidak, orang akan selalu punya sesuatu untuk dikatakan. Sekali lagi, saya membagikan ini untuk mengingatkan semua orang agar tidak mudah menilai orang berdasarkan satu cerita atau dalam hal ini, satu video. Kita manusia. Kita akan selalu membuat kesalahan; tidak peduli seberapa besar atau kecil kesalahan itu," tulisnya.

Ia juga mengatakan bahwa ia mengerti kemarahan dan hujatan pada dirinya dan kru film, dan mereka banyak belajar dari situ.

"Yang penting adalah bagaimana kita mengakui kesalahannya. Jadi kepada orang-orang yang terus-menerus "memukul" saya dan tim kami dengan kata2 kasar, saya sepenuhnya memahami kemarahan dan frustrasi kalian semua. Itu hak kalian untuk marah dan jika melontarkan kata-kata yang menyakitkan membuat kalian merasa lebih baik, saya akan menerimanya, tetapi saya harap kalian menyadari bahwa kata-kata itu tidak akan mengubah diri saya yang sebenarnya. Sekali lagi, saya memohon ribuan permintaan maaf. Saya pasti akan belajar dari situ," tutup Leo Consul.