Festival Diskon Nasional (FDN) 2021 kembali diadakan. FDN 2021 ini merupakan bagian dari rangkaian Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) yang telah diadakan di 11 provinsi. DKI Jakarta pada akhirnya menjadi provinsi terakhir yang menutup rangkaian Gernas BBI selama 1 tahun kebelakang dengan acara FDN 2021. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut B. Pandjaitan mengapresiasi dan berterima kasih atas kerja keras seluruh kementerian atau lembaga terkait yang telah menyukseskan rangkaian FDN 2021 dan berharap agar FDN mampu menaikkan nilai transaksi produk artisan atau UMKM khas dari seluruh Indonesia dan mampu bersaing di pasar lokal dan dunia melalui ekosistem digital.

“Saya sangat berharap agar FDN ini mampu menaikkan nilai transaksi produk artisan atau UMKM kita. Ini juga sejalan dengan  semangat Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI), untuk mencintai dan memakai produk karya anak bangsa,” ujar Menko Luhut secara virtual dalam pembukaan acara FDN 2021 di Creative Hall M-Bloc, pada Sabtu (04-12-2021).

Terdapat perkembangan dari sisi kuantitas dan kualitas UMKM/IKM/artisan Indonesia yang masuk ekosistem digital. Secara nasional, sejak 14 Mei 2020 hingga bulan Oktober 2021 terjadi peningkatan UMKM atau artisan _onboarding_ sebanyak 100 persen atau lebih dari 8 juta unit. Sehingga telah ada 16 juta unit Artisan yang masuk ke ekosistem digital. Menko Luhut mengatakan bahwa pencapaian ini adalah atas usaha kita bersama untuk memajukan negeri ini melalui semangat BBI.

Dalam sambutannya Menko Luhut juga berharap agar 12 provinsi yang telah berhasil mengadakan Gernas BBI sepanjang tahun 2021 dan berhasil untuk terus mendukung produk khas UMKM dan IKM dari daerahnya, tetap mendorong pertumbuhan UMKM dan IKM produk artisan Indonesia.

“Bali, Sumut, NTB, Jabar, Jateng, NTT, Sulut, Jatim, Aceh, Kaltim, Maluku, dan DKI Jakarta harus menjadi contoh bagi daerah lain dalam pengembangan produk UMKM dan IKM produk artisan Indonesia. Semangat BBI harus selalu dijaga dan diimplementasikan dengan cara melakukan bimbingan bagi para pelaku usaha mengembangkan produknya dan berinovasi,” tegas Menko Luhut.

FDN 2021 ini diselenggarakan oleh Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Bank Mandiri selaku Campaign Manager. Menteri BUMN Erick Tohir dan Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi berharap agar FDN 2021 mampu memperkenalkan berbagai produk UMKM berkualitas dan berdaya saing tinggi dari Indonesia. Selain itu keduanya juga menitik beratkan pada adanya pemanfaatan ekosistem digital bagi para UMKM dan IKM onboarding Indonesia.

“FDN 2021 akan banyak memperkenalkan produk khas dari Indonesia, khususnya di DKI Jakarta. Berbagai diskon belanja untuk produk lokal akan diberikan,” ujar Menteri Erick.

Direktur Utama Bank Mandiri juga menambahkan, bahwa ekosistem digital dalam FDN 2021 akan membantu proses jual beli barang produk UMKM dan IKM produk artisan Indonesia. “Dengan ekosistem digital, seluruh proses jual beli akan menjadi lebih mudah. Tidak ada alasan lagi untuk kita tidak melakukan kreatifitas dan inovasi dalam produk,” tambah Darmawan.

Dalam seluruh rangkaian Gernas BBI selama tahun 2021 dan FDN 2021, Bank Indonesia (BI) menjadi salah satu mitra kerja bagi UMKM dan IKM yang membantu pengembangan produk. BI telah mengadakan berbagai pelatihan bagi para pelaku UMKM dan IKM di seluruh Indonesia dan juga memasukkan produk mereka dalam BI catalogue (katalog). Ini menjadi salah satu bentuk dukungan BI dalam mendukung roda perekonomian bangsa, terutama di masa Pandemi Covid-19.

“UMKM dan IKM yang menjadi salah satu roda perekonomian Indonesia di masa pandemi, justru menjadi kunci kemajuan perekonomian bangsa. Ini yang menjadikan BI terus mendukung adanya Gernas BBI dan juga FDN 2021 untuk terselenggara. Kami akan terus memberi pendampingan dan mendorong agar UMKM dan IKM ini terus maju dan berinovasi melalui produk khas masing-masing daerah,” ujar Direktur Utama BI Perry Warjiyo secara virtual.

Hadir juga secara langsung dalam acara ini Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Ahmad Rizal Patria dan Staf Ahli Menteri Bidang Ekonomi Makro Menteri Koperasi dan UKM Rulli Nuryanto. Keduanya mengapresiasi adanya inisiatif untuk melakukan FDN 2021. Diharapkan adanya FDN 2021 mampu menaikkan nilai transaksi UMKM dan IKM yang berada di DKI Jakarta, mulai dari makanan, minuman, pakaian, dan sektor lainnya.