Doddy Sudrajat tampaknya semakin kokoh dengan pendiriannya untuk memindahkan makam Vanessa Angel, dengan ia mengaku didatangi oleh Vanessa di dalam mimpi terkait pemindahan makam tersebut.

"Hari di mana Vanessa meninggal saya sudah bicara ke mamah Puput ke rumah Bibi, aku ingin memakamkan Vanesasa satu liang sama mamahnya, saya udah bilang. Tapi saya dilema nih, ada gak ya satu lagi buat Bibi, waktu itu saya berpikir cobalah nanti saya bicarakan," kata Doddy.

Dalam mimpi tersebut, menurut Doddy, Vanessa Angel meminta makamnya dipindah. "Hari ke 10, mimpinya itu Vanessa ingin dimakamkan satu makam dengan mamahnya, itu mimpi, permintaan Vanessa seperti itu," kata Doddy.

"Ini ada pesan dari Vanessa, Daddy dimimpikan ini gimana bang, dari awal saya ingin Vanessa dimakamkan satu makam dengan mamahnya ditambah lagi saya dimimpikan," sambungnya.

Alasan lainnya, menurut Doddy, adalah karena makam tersebut di pinggir jalan takut adanya pelebaran jalan.

Seperti dilansir dari Detikcom, Habib Usman bin Yahya memberikan penjelasan mengenai hukum memindahkan makam seseorang menurut ajaran agama Islam.

Hukum memindahkan makam dari satu tempat ke tempat yang lainnya, hukumnya haram. Tidak diperbolehkan tanpa ada alasan yang dapat dibenarkan.

Menurut Habib Usman bin Yahya, memindahkan makam seseorang tidak dibolehkan kecuali di dalan keadaan darurat,

"Ulama fiqih tidak membolehkan memindahkan kecuali dengan keadaan darurat. Contoh: Jika terletak di dekat sungai atau pantai dan membuat rembesan terbawa arus atau mayitnya terkena air kotor. Maka itu diperbolehkan untuk dipindahkan.", Habib Usman bin Yahya menjelaskan.

Sehingga apabila tujuannya adalah supaya dekat dan berdampingan dengan makam keluarga atau sanak saudara, hal itu tidak dibenarkan, dan bisa melanggar kehormatan dari mendiang.

"Sedangkan memindahkan makam untuk dekat dan berdampingan dengan makam keluarga maka itu tidak dibenarkan.Karena memindahkan mayit bisa melanggar kehormatannya. Bisa jadi kelihatan aibnya dan lain-lain karena juga dalam hadis dijelaskan:

Siapa orang yang mematahkan tulang mayit itu, sama seperti mematahkan tulangnya ketika dia masih hidup. Itu artinya ketika seseorang memindahkan mayit yang bisa menyebabkan patah tulangnya atau retak karena diangkat ataupun dipindahkan, maka kita telah melukai dan mencederai kehormatan mayit tersebut.

Dan kita juga mengetahui bahwasanya Rasulullah dimakamkan di Masjid Nabawi dan Aisyah dimakamkan di pemakaman Baqi. Dan, tidak juga ada upaya ulama untuk memindahkan pemakaman tersebut.", jelas Habib Usman bin Yahya.