Mantan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Arief Poyuono diam-diam sudah memiliki pakem untuk memilih Calon Presiden (Capres) pada Pemilu Presiden 2024 mendatang.

Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu ini mengaku tidak berpatokan pada tingkat elektabilitas sang calon yang banyak dirilis oleh lembaga survei, namun berdasarkan kepada kinerja nyata untuk membantu rakyat tanpa polesan pencitraan.

“Saya tidak melihat elektabilitas dalam mendukung seseorang, tapi bagaimana tokoh itu bisa membantu masyarakat dengan ikhlas, mau bekerja keras untuk membantu rakyat yang sedang susah tanpa pencitraan,” kata Arief dalam sebuah video obrolan dengan sejumlah orang di YouTube, Selasa (30/11/2021).

Dalam video obrolannya itu, Arief bersama tiga orang lainnya yang berasal dari berbagai daerah, yakni Indonesia Timur, Kalimantan Barat, Maluku dan Jawa Tengah membahas sosok yang disebut pantas menjadi Presiden. 

Dari banyak sosok seperti, Ganjar Pranowo, Prabowo, hingga Anies Baswedan, pembicaraan mereka mengkrucut kepada Menko Perekonomian Airlangga Hartarto.

Sebab, Airlangga menurut pengamatan Arief, merupakan orang yang mampu menterjemahkan kebijakan Presiden Joko Widodo melalui program-program yang dibuatnya, salah satunya ialah program kartu pra kerja.

“Kalau menurut saya program kartu pra kerja itu memang visi misinnya pak Jokowi. Dijalankan sama pak Airlangga,” kata Arief.

Disamping itu, lanjut Arief dirinya akan mendukung sosok Calon Presiden yang memiliki kemampuan untuk memulihkan ekonomi usai bangsa ini dihantam oleh pandemi.

“Itu kriteria saya untuk mendukung Capres nantinya,” tekan Arief.