Ketua Umum Gaikindo Yohannes Nangoi mengatakan rasio jumlah kendaraan di negara Asia Tenggara lainnya sudah jauh di atas Indonesia. Contohnya rasio di Thailand sudah tembus 275 per 1.000 orang. "Malaysia sudah 495 mobil per 1.000 orang," ujar Yohannes dalam webinar Berita Satu Economic Outlook, Selasa (23/11/2021).

Dengan demikian, Yohannes menilai potensi pasar otomotif masih tinggi. Terlebih, total populasi Indonesia mencapai 270 juta orang. Dikatakan, perlu 270 ribu mobil yang terjual untuk menambah satu angka dalam rasio tersebut. Jika itu tercapai, maka rasio jumlah kendaraan akan naik jadi 100 mobil per 1.000 orang.

Kemudian, perlu 27 juta penjualan mobil untuk mencapai rasio 200 mobil per 1.000 orang. "Itulah yang dikatakan Pak Menteri (Perindustrian). Kita harus membina otomotif Indonesia karena pangsa pasarnya masih sangat besar. Dengan melihat kemampuan daya beli masyarakat yang meningkat," ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menargetkan Indonesia menjadi hub atau pusat ekspor kendaraan pada 2030. Hal ini khususnya kendaraan listrik di kawasan Asia Tenggara. "Otomotif 2030 kami berharap jadi hub ekspor kendaraan listrik dari Indonesia," ucap Agus.