Memasuki hari ketiga, Trade Expo Indonesia ke-36 Digital Edition (TEI-DE) berhasil membukukan capaian transaksi sebesar USD 802,38 juta. Capaian ini sangat membanggakan sehingga target transaksi TEI-DE sebesar USD 1,5 miliar atau Rp21,1 triliun semakin optimis dapat tercapai. 

“Selama tiga hari pelaksanaan TEI-DE ke-36 telah dilakukan sebanyak 41 penandatangan MoU. Nilai total penandatanganan MoU tersebut sebesar USD 802,38 juta dan dilakukan dengan 12 negara,” tegas Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan Didi Sumedi usai menyaksikan penandatangan MoU antara perusahaan Indonesia dengan Italia untuk produk makanan dan minuman senilai USD 200 ribu, pada Sabtu (23/10). 

Gelaran TEI-DE yang mengusung tema ‘Reviving Global Trade’ resmi dibuka oleh Presiden Joko Widodo secara hibrida di Jakarta, pada Kamis (21/11). Pameran berskala internasional ini dijadwalkan berlangsung selama 14 hari pada 21 Oktober—4 November 2021 secara daring dan showcase produk akan digelar hingga 20 Desember 2021. 

Selain Didi, penandatanganan dengan perusahaan Italia yang berlangsung secara virtual disaksikan Duta Besar Republik Indonesia untuk Italia Esti Andayani.

“Kemendag mengapresiasi Duta Besar RI untuk Italia beserta jajarannya atas dukungan dan upaya yang telah dilakukan dalam membuka peluang bisnis baru di Italia. Diharapkan hal ini dapat meningkatkan kerja sama perdagangan antara Indonesia dan Italia,” ujar Didi. 

Didi juga mengapresiasi pelaku usaha Indonesia yang telah melakukan penandatanganan MoU. “Kami juga mengapresiasi upaya gigih yang telah dilakukan dalam mengembangkan bisnis di tengah masa pemulihan ekonomi saat ini,” tandasnya. 

Sementara, Dubes Esti berharap, penandatanganan MoU ini dapat menjadi pendorong bagi pelaku usaha lainnya di Indonesia untuk memasarkan produknya ke Italia. “Diharapkan juga upaya promosi yang dilakukan bersama dengan Ditjen PEN dapat terus dilakukan di masa yang akan datang,” tutupnya.