PDIP kembali melayangkan kritik kepada 10 tahun pemerintahan di bawah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Kritik itu disampaikan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto bersamaaan dengan pujian PDIP kepada pemerintahan di bawah Presiden Joko Widodo.

Berbeda dengan SBY, menurut Hasto, Jokowi telah menuai banyak pujian memasuki tahun ketujuh pemerintahannya. Itu berbeda dengan 10 tahun pemerintahan sebelumnya, yang dinilai banyak melakukan rapat tanpa mengambil keputusan.

"Pak Jokowi punya kelebihan dibanding pemimpin yang lain. Beliau adalah sosok yang turun ke bawah, yang terus memberikan direction, mengadakan ratas (rapat kabinet terbatas) dan kemudian diambil keputusan di rapat kabinet terbatas," kata Hasto dalam keterangannya, Kamis (21/10).

"Berbeda dengan pemerintahan 10 tahun sebelumnya, terlalu banyak rapat tidak mengambil keputusan," tambahnya.

Hasto menambahkan, Jokowi dinilai berhasil mengatasi pandemi Covid-19 di Indonesia. Ia memuji strategi pemerintah dalam mengatasi pandemi dengan menyeimbangkan antara ekonomi dan kesehatan.

Jokowi kata dia dinilai berhasil dalam setiap agenda rapat, yang disertai pengambilan keputusan antara pusat dan daerah. Ia mencontohkan keberhasilan Jokowi bersama Menteri Luar Negeri, Menteri BUMN, Menteri Kesehatan dalam mendapatkan jatah vaksin Covid-19.

"Hal itu tidak mungkin kalau Presiden Jokowi tidak memberikan suatu direction, membentuk tim negosiasi untuk mendatangkan vaksin-vaksin dan bergerak dengan penuh keyakinan," kata dia.

Di sisi lain, Hasto tak menutup banyak kritik kepada Jokowi. Namun, kata dia, mantan Gubernur DKI Jakarta itu tetap menampilkan sosok pemimpin tahan uji, terutama selama pandemi. Menurut dia, Jokowi menerapkan prinsip bagaimana keselamatan rakyat, keselamatan bangsa dan negara merupakan hukum tertinggi yang harus dijawab setiap pemimpin.