Direktur Bisnis Konsumer BRI Handayani mengatakan kolaborasi BRI dengan fintech bertujuan untuk memberikan layanan pembayaran mudah dan aman pada ekosistem digital.

“Merupakan sebuah pengalaman dan kesempatan yang sangat luar biasa untuk sebuah perbankan dan fintech berkolaborasi guna memenuhi kebutuhan masyarakat. Sudah waktunya semua bersinergi, bukan sendiri-sendiri.” ujar Handayani dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Rabu (13/10).

Handayani mengatakan bahwa perkembangan fintech tidak luput dari kerja sama dengan perbankan untuk menciptakan financial inclusion yang baik untuk konsumen.

BRI, lanjutnya, mendukung penuh hal tersebut melalui hadirnya berbagai fitur produk perbankan yang mempermudah masyarakat untuk menggunakan berbagai layanan keuangan fintech. Salah satu contohnya BRImo yang merupakan Super-Apps mobile banking BRI yang dilengkapi dengan fitur Dompet Digital yang user-friendly dan praktis untuk pengisian wallet LinkAja, OVO, Gopay, ShopeePay, dan lainnya.

Selain itu berbagai produk pembayaran BRI juga dihadirkan guna mendukung digital ekosistem fintech, seperti fitur BRI Direct Debit, Online Acquiring, Debit online, e-Pay, API top up BRIZZI, BRI Virtual Account (BRIVA).

Ia mengatakan berbagai macam pilihan metode pembayaran dihadirkan oleh BRI untuk memberikan layanan pembayaran yang mudah dan aman bagi para pelaku ataupun pengguna fintech.

Sinergi positif bersama fintech untuk menciptakan digital ekosistem memberikan catatan positif bagi BRI, di antaranya kenaikanvolume top up BRIZZI secara tahunan sebesar 889 persen dan online acquiring sebesar 122 persen.

“BRI siap mendukung penuh untuk menghadirkan berbagai kolaborasi lainnya bersama fintech yang dapat memajukan perekonomian Indonesia melalui berbagai fitur digital payment perbankan yang canggih sesuai dengan perkembangan zaman,” ujar Handayani.