Pendiri Amazon Jeff Bezos dikabarkan tengah berinvestasi di startup e-commerce Indonesia, Ula. Startup ini disebut telah berhasil mengumpulkan dana lebih dari 30 juta dolar AS.dari sejumlah investor terkenal sejak diluncurkan tahun lalu. 

Melansir Techcrunch, Minggu (3/1), Jeff Bezos telah berinvestasi dalam putaran pembiayaan baru startup berusia satu setengah tahun ini. Bezos sendiri disebut telah menyetujui berinvestasi di Ula melalui kantor keluarganya, Ekspedisi Bezos. 

Seperti dilansir Kontan.co.id, startup Ula yang berkantor pusat di Jakarta, juga tengah dalam tahap pembicaraan lanjutan untuk menyelesaikan putaran baru lebih dari 80 juta dolar AS.

Selain Bezos, B Capital Group, Tencent dan Prosus Ventures disebut-sebut telah memposisikan diri memimpin putaran pembiayaan ini, yang bisa ditutup paling cepat bulan Oktober ini.

Ketertarikan Bezos pada Ula, yang mengoperasikan platform e-commerce business-to-business, datang pada saat Amazon belum memasuki sebagian besar negara Asia Tenggara atau mempertahankan kehadirannya yang terbatas di sana.

Perwakilan hubungan masyarakat Ula tidak menanggapi permintaan komentar terkait kabar ini pada hari Sabtu.

Ula membantu pengecer kecil mengatasi inefisiensi yang mereka hadapi dalam rantai pasokan, inventaris, dan modal kerja. Ini mengoperasikan pasar e-commerce grosir untuk membantu pemilik toko hanya menyimpan inventaris yang mereka butuhkan, dan juga memberi mereka modal kerja.

Startup ini didirikan oleh Nipun Mehra (mantan eksekutif Flipkart di India dan mantan mitra di Sequoia Capital India), Alan Wong (yang sebelumnya bekerja dengan Amazon), Derry Sakti (yang mengawasi operasi raksasa barang konsumen P&G di Indonesia), dan