Hilangnya keberadaan patung diorama dalam peristiwa G30S/PKI di Markas Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) belakangan ini menjadi sorotan publik.

Kepala Penerangan Kostrad Kolonel Inf Heryantana memang telah menjelaskan alasan patung tersebut tidak lagi ada di museum. 

Heryantana menjelaskan bahwa patung tidak lagi berada di museum karena telah diminta oleh mantan Pangkostrad Letnan Jenderal TNI Azmyn Yusri Nasution, yang meminta langsung kepada Pangkostrad Letjen Dudung untuk dapat menyerahkan patung-patung tersebut kepadanya.

"Patung itu yang membuat Letjen Purn AY (Azmyn Yusri) Nasution saat beliau menjabat Pangkostrad, kemudian pada tanggal 30 agustus 2021 Pak AY (Azmyn Yusri) Nasution meminta kepada Pangkostrad Letjen Dudung untuk diserahkan kembali pada Letjen Purn AY (Azmyn Yusri) Nasution," ujar Haryantana dalam keterangan tertulis, Senin (27/9).

Menanggapi hal tersebut, anggota DPR RI Fadli Zon merasa aneh dengan penjelasan tersebut. Sebab, patung hilang dikarenakan permintaan seseorang.

Melalui akun Twitter pribadinya @fadlizon, Fadli Zon menyatakan bahwa patung tersebut merupakan bagian dari museum. untuk itu, tidak bisa sembarangan pula diambil.

"Tidak bisa benda museum seenaknya diangkut atas permintaan seseorang,” tulis Fadli Zon, Selasa (28/9/2021).

Fadli mengatakan, patung bagian dari peristiwa G30S/PKI itu sudah merupakan bagian dari sejarah bangsa.

Atas dasar itu, anak buah Prabowo Subianto ini menyebut bahwa hal itu merupakan sebuah kesalahan fatal.

“Apalagi menyangkut tonggak sejarah penting bangsa kita. Ini kesalahan yang fatal,” ujarnya.

Politisi Gerindra ini pun lantas menyentil Letjen Dudung Abdurrachman dan mengaitkan dengan peristiwa sebelumnya.

“Setelah baliho, kini patung,” sindir Fadli Zon.

Dalam cuitan lainnya, Fadli Zon juga memberikan pembelaan terhadap Gatot Nurmantyo.

Fadli menyebutkan, salah satu taktik PKI setelah 1954 adalah Metode Kombinasi Tiga Bentuk Perjuangan (MKTBP).

“Salah satunya menyusup n bekerja di kalangan angkatan bersenjata,” katanya.