Program vaksinasi Corona Virus Desease 2019 atau COVID-19 yang masif  dilakukan pemerintah lebih terkonsentrasi di Pulau Jawa dan Bali dibanding daerah lainnya. Meski demikian, jika melihat realisasi dan target, vaksinasi di Jawa dan Bali pun masih tergolong rendah.

Sebagaimana diketahui, kartu vaksin COVID-19 kini menjadi syarat perjalanan jarak jauh di Pulau Jawa-Bali. Namun syarat perjalanan orang ini dinilai tidak akan efektif jika vaksinasi COVID-19 masih berada di bawah angka 50 persen. 

Menurut data Kementerian Kesehatan per Senin (02/08/2021), hanya DKI Jakarta yang telah melakukan vaksinasi hingga 90 persen dari target, khusus dosis pertama. 

Sedangkan untuk vaksinasi dosis 2, masih menurut data Kementerian Kesehetan (Kemenkes) DKI Jakarta baru mencatatkan angka 31,45 persen, per Senin (02/08/2021).

Daerah lainnya mencatat cakupan vaksinasi yang lebih rendah. Provinsi Jawa Tengah dan Banten mencatatkan cakupan vaksinasi COVID-19 terendah di Pulau Jawa.

DKI Jakarta

Menurut data vaksinasi Kementerian Kesehatan per Senin (02/08/2021), DKI Jakarta menjadi satu-satunya provinsi di Pulau Jawa dengan capaian vaksinasi 90 persen dari target vaksinasi. Pada vaksinasi dosis dua, angkanya baru mencapai 31,45 persen.

Yogyakarta

Provinsi Yogyakarta telah melakukan penyuntikan vaksinasi dosis pertama sebanyak 40,72 persen dari target. Namun baru 15,2 persen pada dosis dua.

Vaksinasi Kabupaten Sleman mencapai 12,26 persen, kemudian Kota Yogyakarta 11,85 persen, Kabupaten Bantul 7,28 persen, Kabupaten Gunungkidul 6,58 persen, dan Kabupaten Kulon Progo menjadi yang terendah dengan 2,85 persen.

Jawa Timur

Penyuntikan vaksin di Jawa Timur baru mencapai 23.9 persen dari target. Cakupan vaksinasi COVID-19 dosis kedua di provinsi ini juga baru mencapai 9,96 persen.

Kota Surabaya menjadi daerah dengan capaian vaksinasi terbanyak di Jatim, meski angkanya pun baru mencapai 4,8 persen. Diiktui Kabupaten Jombang 1,75 persen, Kabupaten Sidoarjo 1,57 persen, Kabupaten Banyuwangi 1,42 persen, Kabupaten Kediri 1,2 persen, Kota Malang 1 persen. Kabupaten kota lainnya di Jatim mencatat angka cakupan yang vaksinasi lebih rendah.

Jawa Barat

Di Jawa Barat, penyuntikan vaksin virus corona baru mencapai 16,03 persen dari target. Kemudian hanya 7,49 persen pada dosis dua.

Angka vaksinasi COVID-19 yang lebih rendah ditemukan di beberapa kota besar, di antaranya di Kota Bandung yang mencapai 2,33 persen, Kota Bekasi 1,18 persen, Kota Bogor 0,76 persen, Kota Cimahi 0,46 persen, Kota Cirebon 0,27 persen.

Jawa Tengah

Kerap menjadi daerah dengan penyumbang kasus tertinggi, vaksinasi COVID-19 di Jawa Tengah baru mencapai 17,94 persen, dan 7,49 persen pada dosis kedua.

Jika dirinci, Kota Semarang baru melakukan penyuntikan vaksin sebanyak 2,81 persen dari target. Diikuti Kota Solo dengan 1 persen, Kabupaten Demak 0,68 persen, Kabupaten Banyumas 0,62 persen, daerah lainnya lebih rendah dari itu.

Banten

Di Banten, cakupan vaksinasi COVID-19 baru mencapai 19,06 persen dosis pertama dan 8,61 persen dosis dua. Kota Tangerang telah melakukan vaksinasi 6,65 persen dari target, Kabupaten Tangerang 3,77 persen, Kota Tangerang Selatan 3,72 persen, Kota Serang 2,08 persen.

Bali

Beralih ke Pulau Bali, capaian vaksinasi dosis 1 mencapai 90,13 persen dari target. Namun baru mencapai 25,6 persen pada dosis dua.

Kota Denpasar menjadi daerah dengan cakupan vaksinasi terbanyak di Pulau Dewata dengan 19,1 persen. Kemudian Kabupaten BUleleng dengan 13,75 persen, Kabupaten badung 13,64 persen. Kabupaten kota lainnya mencatat angka di bawah 10 persen.