Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Republik Indonesia yang juga Pakar Ekonomi dan Politisi Indonesia, Dr. Ir. Rizal Ramli, M.A., mengungkapkan rasa herannya terhadap statemen Staf Khusus Kementerian Sekretaris Negara (Kemensesneg), Faldo Maldini.

Diberitakan berbagai media, Faldo Maldini meminta perdebatan antara prioritas kesehatan atau ekonomi di masa pandemi Corona Virus Desease 2019 atau COVID-19 dihentikan. 

Menurut Faldo Maldini, kedua faktor tersebut saling menguatkan bagi pemerintah untuk penanganan pandemi COVID-19.

"Astaga .. astaga .. baru aja nempel di pinggir kekuasaan. Masih muda pulak," demikian ungkapan rasa heran Rizal ramli di akun twitter pribadinya, @RamliRizal sambil menautkan link memberitaan media yang memuat statemen Faldo Maldini tersebut dan dikutip bizlaw.id, Sabtu, (31/07/2021). 

Meski cuitan Rizal Ramli sangat singkat, namun menunjukkan bahwa dirinya sebagai senior yang kerap berbicara tentang ekonomi di tengah pandemi COVID-19 merasa heran dengan apa yang dikatakan Faldo Maldini yang baru hitungan hari menjabat sebagai Sfatsus Mensesneg.

Di statemennya tersebut, Faldo Maldini yang kini menjadi politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) itu berkata, "Menurut kami berhentilah kita untuk memperdebatkan yang mana yang lebih penting nyawa atau ekonomi, jadi keduanya adalah faktor yang saling menguatkan."

Menurutnya, saat ini pedagang kecil sudah kembali beraktivitas secara perlahan. Di samping itu, pemerintah tetap peduli dengan persoalan kesehatan. Terlebih, sudah ribuan tenaga kesehatan yang gugur.

"Hari ini kita lihat pedagang kecil sudah mulai aktivitas lagi, ini kan bentuk keberpihakan pemerintah, tapi kita juga memikirkan tenaga kesehatan kita yang sudah bekerja keras perhari ini kan kita lihat ada seribu lebih, 1.400 lebih nakes kita telah gugur, ibarat perang ini serdadu kita," katanya dalam diskusi Ekonomi Politik Pandemi, Sabtu (30/07/2021).

Faldo Maldini menegaskan, pemerintah terus bekerja keras mencari jalan untuk bisa keluar dari pandemi COVID-19. Pemerintah terus mengoptimalkan sumber daya yang ada.

"Kita terus untuk bekerja mencari cara untuk keluar dari pandemi ini, optimalkan seluruh sistem kita," pungkasnya.