Pengamat Politik, Pangi Syarwi Chaniago menanggapi adanya dorongan agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) memindahkan Komisaris Utama PT. Pertamina Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sebagai Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menggantikan Erick Thohir.

"Ahok bisa apa? Saya juga tidak melihat tiga saja prestasi Ahok, cuma kita tunjukkan apa prestasi beliau selama ini?" kata Pangi Syarwi Chaniago, Minggu (25/07/2021). 

Sebelumnya usulan supaya Ahok segera dijadikan menteri BUMN menggantikan Erick Thohir disampaikan Politisi Partai Gerindra, Arief Poyuono.

Arief Poyuono menilai, eks ketua TKN Jokowi-Ma'ruf itu cuma bisa ngomong bahwa obat-obatan terapi Corona Virus Desease 2019 atau COVID-19 sudah disediakan BUMN farmasi, tetapi ketika Presiden Jokowi sidak ke apotek, obatnya kosong. 

Namun, Pangi Syarwi Chaniago yang juga direktur eksekutif Voxpol Center Research and Consulting itu menilai sebaliknya. Dia menyebut, kinerja Erick Thohir cukup mumpuni. 

"Kalau kita lihat kinerja Erick dari hasil riset Voxpol lumayan bagus kinerja Kementerian BUMN dipimpin Erick Thohir," ucap Pangi Syarwi Chaniago. 

Dia membandingkan kinerja Erick dengan Ahok, terutama ketika menghadapi tantangan berat dan kompleks di masa pandemi COVID-19. 

"Jauh lebih berkelas dan bagus kinerja Erick Thohir dibandingkan dengan Ahok. Ahok selama ini bukannya mengatasi masalah, karena terlalu besar omongannya ketimbang prestasinya," urai Pangi Syarwi Chaniago.

Selain itu, katanya, kapabilitas, kapasitas, dan integritas Ahok sudah pernah diuji dan terbukti mantan gubernur DKI Jakarta itu tidak mumpuni ketika mengemban amanah menjadi pejabat publik.

"Hanya omongannya saja yang besar. Coba tunjukkan satu saja prestasi Ahok di Pertamina? Saya yakin publik enggak tahu apa yang beliau kerjakan selama ini dengan gaji besarnya di Pertamina," pungkas Pangi Syarwi Chaniago.


jpnn