Kurt Westergaard, kartunis Denmark pencipta kartun Nabi Muhammad dilaporkan meninggal di usia 86 tahun. Kematiannya dilaporkan Harian Berlingske pada Minggu (18/07).

Pihak keluarga mengungkap Westergaard mengembuskan napas terakhir akibat penyakit yang dideritanya.

Westergaard merupakan kartunis yang bekerja untuk harian Jyllands-Posten pada awal 1980-an silam. Namun, dia menjadi sosok kontroversial setelah di 2005, dia membuat dan mengunggah kartun Nabi Muhammad.

Meski mengatasnamakan kebebasan berpendapat, namun tetap saja penggambaran Nabi Muhammad merupakan hal yang dilarang di Islam, dan menyinggung Muslim.

Berbicara kepada Reuters di 2008, Westergaard mengungkapkan dia tidak menyesal menggambar kartun satir tersebut.

Dia mengeklaim kartun itu menghasilkan "diskusi penting" mengenai tempat Islam di negara Barat yang cenderung sekuler.

"Jika bisa, saya akan melakukannya lagi karena saya pikir, kartun ini adalah katalis yang mengintensifkan adaptasi Islam," kata dia.

kartun berjudul 'The Face of Mohammed' tersebut tak pelak memicu gelombang protes di Denmark, sementara pemerintah mendapat keluhan dari negara mayoritas Muslim.

Kemarahan dan aksi protes itu makin memuncak di 2006. Kedutaan Besar Denmark diserang dan puluhan orang tewas dalam kerusuhan.

Publikasi itu juga berdampak panjang. Pada 2015, 12 orang karyawan Charlie Hebdo ditembak mati karena mengunggah kartun tersebut.

Adapun Westergaard menerima ancaman mati, bahkan terdapat upaya pembunuhan terhadapnya pasca-kartun itu terbit.

Dia awalnya menyembunyikan diri, namun memutuskan membuka identitasnya bahwa dia tinggal di rumah berpenjagaan ketat di Aarhus.

Pada 2008, dinas intelijen Denmark menangkap tiga orang yang berencana untuk membunuh Westergaard.

Dua tahun berselang, pria Somalia bernama Mohamed Geele ditangkap karena berupaya menikam Kurt Westergaard.

Karena itulah, si kartunis terpaksa hidup dalam pengawalan ketat polisi di lokasi rahasia beberapa tahun setelahnya.