Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri terus membatasi mobilitas masyarakat dengan menambah titik penyekatan selama masa PPKM darurat 3-20 Juli 2021. Terbaru, titik penyekatan dari Lampung sampai Bali bertambah menjadi 998 titik.

"Titik penyekatan PPMK Darurat dan antisipasi libur Idul Adha ada 998 titik, diperluas di jalur tol, non-tol dan pelabuhan," kata Kepala Bagian Operasi Korlantas Polri Kombes Pol Rudi Antariksawan, di Jakarta, Rabu (14/07).

Sebelumnya, di masa PPKM Darurat Jawa-Bali ini, Korlantas Polri melakukan penyekatan di 651 titik. Lalu diperluas dengan penambahan titik penyekatan menjadi 998 titik.

Rudi menyebutkan penyekatan pelabuhan dilaksanakan di jalur Lampung-Jawa hingga Bali, untuk memastikan agar tidak ada pergerakan orang di masa libur Hari Raya Kurban tersebut.

Menurut dia, kendaraan yang boleh melintas di titik penyekatan adalah sektor kritikal dan esensial sebagaimana tertera dalam Perubahan Kedua Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 15 Tahun 2021 tentang PPKM Darurat Jawa-Bali. "Kendaraan yang boleh melintas hanya sektor kritikal dan esensial," ujar Rudi.

Selain itu, penyekatan juga dilakukan di wilayah DKI Jakarta, total ada 100 titik penyekatan oleh Polda Metro Jaya.