Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono, mengingatkan pemerintah Jokowi-Maruf agar Indonesia jangan sampai menjadi failed nation atau negara gagal.

Politikus Demokrat yang akrab disapa Ibas itu saat menyoroti kasus penularan Covid-19 yang terus mengalami peningkatan dalam beberapa hari terakhir.

Ibas tegas menyatakan, Indonesia jangan sampai menjadi negara gagal karena negara tidak mampu menyelamatkan rakyatnya.

"Jangan sampai negara kita disebut 'failed nation' akibat ketidakmampuan Negara selamatkan rakyatnya," kata Ibas sebagaimana tertuang dalam foto yang diunggah Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat Imelda Sari di akun Twitter miliknya, @isari68, Selasa (6/7).

Ibas menerangkan bahwa situasi di mana banyak anggota keluarga, sahabat, dan kolega yang terinfeksi Covid-19 hingga meninggal dunia menunjukkan bahwa Covid-19 semakin mengganas.

Ibas pun mempertanyakan hingga kapan situasi ini akan terjadi.
"Sampai kapan bangsa kita terus begini?," ucap putra bungsu Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu.

Kasus positif Covid-19 bertambah 31.189 pada hari ini, Selasa (6/7). Dengan penambahan itu, total kasus positif di Indonesia kini mencapai 2.345.018 sejak pertama kali diumumkan Presiden Joko Widodo pada awal Maret 2020 lalu.

Merujuk data Satgas Penanganan Covid-19, dari total kasus positif, sebanyak 1.958.553 di antaranya telah sembuh. Pasien yang sembuh bertambah 15.863 dari hari sebelumnya. Kemudian pasien yang meninggal dunia kini mencapai 61.868 orang atau bertambah 728 dari hari sebelumnya.

Jumlah spesimen yang diperiksa sebanyak 134.306 Jumlah kasus aktif ada 324.597 kasus per Selasa (6/7).

Seperti dikutip CNN Indonesia, penambahan pasien positif dan meninggal dunia pada hari ini merupakan rekor baru selama virus corona mewabah di Indonesia. Sebelumnya, rekor kasus dalam sehari terjadi pada Senin kemarin (5/7) dengan 29.745 kasus positif dan 558 pasien meninggal.

Lonjakan kasus positif Covid-19 di Indonesia masih terus terjadi sejak beberapa pekan terakhir. Pasien yang meninggal dunia pun masih bertambah dalam jumlah yang besar. Satgas Covid-19 mengatakan varian Delta yang lebih mudah menular jadi penyebab lonjakan kasus terjadi di Indonesia.

Akibat lonjakan kasus Covid-19, tak sedikit rumah sakit di berbagai daerah yang kerepotan. Tingkat keterisian rumah sakit rujukan Covid-19 banyak yang sudah melebihi 90 persen.