Pengobatan Corona Virus Desease 2019 atau COVID-19 terbaru di dunia, Sotrovimab, sekarang tersedia di Uni Emirat Arab (UEA). Sotrovimab tersedia menyusul kesepakatan antara Departemen Kesehatan Abu Dhabi, organisasi pembelian kelompok (GPO) terkemuka di negara itu Rafed, dan perusahaan biofarmasi global inovatif GlaxoSmithKline (GSK).  

Dengan kedatangan pengiriman pertama di bandara Abu Dhabi, kota ini menjadi yang pertama di dunia yang menerima obat ini. Dilansir di Khaleej Times, Rabu (16/06/2021), Sotrovimab merupakan pengobatan antibodi monoklonal yang diberikan melalui terapi intravena.  

Sotrovimab dapat digunakan untuk mengobati orang dewasa dan anak-anak di atas usia 12 tahun yang memenuhi kriteria tertentu dan berisiko berkembang menjadi COVID-19 parah. Penelitian disebut menunjukkan obat ini dapat mencegah rawat inap dan kematian pada 85 persen kasus pengobatan awal. 

Perawatan ini juga dapat bekerja pada semua variasi yang diketahui hingga saat ini. Kementerian Kesehatan dan Pencegahan UEA (MoHAP) mengeluarkan pengesahannya terhadap obat GSK baru ini setelah penelitian. 

Departemen Kesehatan dan Rafed Abu Dhabi melaksanakan perjanjiannya dengan produsen untuk memastikan pengiriman pada awal Juni dan Juli. Hal ini memungkinkan pasien di UEA menjadi salah satu yang pertama di dunia untuk mengakses terapi baru.

Rafed yang berbasis di Abu Dhabi disebut akan memfasilitasi pengadaan, penyimpanan, dan distribusi Sotrovimab melalui Rafed Distribution Center, fasilitas penyimpanan dingin terbesar di Kawasan. 

Pusat ini adalah bagian dari Konsorsium Harapan dan merupakan kolaborasi bersejarah oleh entitas perawatan kesehatan, logistik, dan rantai pasokan untuk memerangi pandemi secara nasional dan internasional

“Abu Dhabi terus berupaya mempertahankan posisi kota nomor satu secara global dalam hal ketahanan dan keamanan di masa COVID-19. Obat ini berada di garis depan kemajuan dan merupakan alat ampuh dalam perjuangan kita mengakhiri pandemi ini,” kata Wakil Sekretaris Departemen Kesehatan Abu Dhabi Jamal Mohamed Kaabi.

"Kami berharap dapat menerapkan kriteria kelayakan untuk penggunaan darurat Sotrovimab sebagai bagian dari komitmen Abu Dhabi memimpin respons COVID-19 yang mencakup semua dalam pencegahan, pengobatan, dan perawatan,” tambahnya.

CEO Rafed, Rashed Al Qubaisi, juga menyebut langkah ini menjadi upaya besar dalam melawan pandemi. 

"Sotrovimab merupakan terobosan besar dalam perang melawan COVID-19," tegasnya.