Pengamat politik Rocky Gerung baru-baru ini kembali menyentil Presiden Jokowi yang menurutnya sudah seharusnya buka suara atas meninggalnya Tengku Zul.

Rocky menilai istana tidak mempunyai peradaban dan Jokowi seharusnya membuat sebuah kalimat ke hadapan publik atas wafatnya Tengku Zul.

"Ini istana betul-betul tuna culture (budaya), gak punya peradaban itu. Seharusnya kan di awal, Jokowi musti datang ke publik mengatakan bahwa, ‘ya saya berduka’ dengan segala macam kalimat yang bisa dibuat. Tapi intinya adalah dia menghargai seorang tokoh," ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Dewi Tanjung, buka suara terkait pernyataan Rocky Gerung yang tampak memojokkan Presiden Joko Widodo alias Jokowi.

Secara terang-terangan, Dewi Tanjung menyerang Rocky Gerung dan menganggapnya sebagai manusia sakau yang banyak berhalusinasi. 

“Manusia Sakau ini kalo Ngomong memang banyak Halusinasinya,” cuit Dewi Tanjung, seperti dikutip dari akun Twitter pribadinya @DTanjung15. Kamis (13/5)

“Mana mungkin Jokowi mau Ngomentarin kematian si Zul,” sambungnya.

“Emang dia siapa, cuma ustad gadungan yg otaknya hanya mengajarkan soal Melayani 72 bidadari & Ngadu ayam doank,” lanjutnya.

Ia pun menganggap bahwa ceramah-ceramah yang disampaikan oleh Tengku Zul tak ada yang berkualitas sama sekali. 

“Ceramah si Zul ngga ada yg berkualitas,” pungkasnya.