Kapolri, Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo meminta jajarannya untuk bersiap dan mengantisapasi arus balik perayaan Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah.

Diperkirakan pada 16 Mei 2021 atau H+2 Idul Fitri akan terjadi peningkatan arus pergerakan masyarakat pasca Lebaran.

Persiapan dan antisipasi tersebut yakni dengan cara memperkuat PPKM mikro, sebagai usaha mencegah penyebaran COVID-19. "Nanti untuk arus balik Jakarta PPKM mikronya harus diperkuat," kata Listyo, Kamis (13/05).

Merujuk pada data kepolisian, perkiraan ada sekitar 1,2 juta warga yang telah mudik sebelum adanya larangan mudik yang diterbitkan oleh pemerintah. Untuk itu, guna mencegah dan mengurai mata rantai penyebaran COVID-19, persiapan harus benar-benar dilakukan.

"Pada saat arus mudik dan arus balik yang terjadi di wilayah mudik yang balik ke wilayah Jakarta itu betul-betul bisa kita jaga," sambungnya.

Listyo juga meminta kepada seluruh masyarakat untuk tidak membuat kerumunan saat perayaan hari raya Idul Fitri. Dia menginbau agar silaturahmi dilaksanakan secara virtual.

"Kegiatan yang berada di wilayah aglomerasi karena memang ada kegiatan yang di wilayah-wilayah Kabupaten saling bersilahturahmi tadi sudah disampaikan itu lebih baik dihindari," ungkap Listyo.

Eks Kabareskrim Polri itu pun berharap tidak ada lonjakan kasus COVID-19 secara drastis dengan ada hal tersebut. Nantinya, dia juga berharap kondisi negara bisa segera pulih dari krisis pandemi COVID-19.

"Kita harapkan angka (kasus baru) bisa betul kita tekan di bawah 2.000. Sehingga kalau ini bisa dilakukan dengan baik program-program lain yang terkait pemulihan ekonomi nasional ini bisa berjalan," katanya.