Menteri BUMN Erick Thohir menunjuk Direktur Utama PT Asuransi Kredit Indonesia (Persero) atau Askrindo Dedi Sunardi menjadi Direktur Penunjang Bisnis PT Pertamina (Persero). Dedi menggantikan M. Haryo Yunianto yang sebelumnya menduduki jabatan tersebut.

Penunjukkan itu tertuang dalam Salinan Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor SK-142/MBU/05/2021 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota Direksi Perseroan (Persero) PT Pertamina yang ditandatangani pada Senin (3/5).

Selanjutnya, penunjukkan diumumkan ke publik saat Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Pertamina pada hari yang sama.

Pjs Senior Vice President Corporate Communications & Investor Relations Pertamina Fajriyah Usman mengatakan penunjukkan tersebut merupakan hak penuh dari menteri. Selanjutnya, Erick Thohir memberi penugasan baru untuk Haryo ke anak usaha Pertamina.

"Pertamina mengucapkan terima kasih kepada Bapak M. Haryo Yunianto yang telah mendapat penugasan baru sebagai Direktur Utama di Subholding Gas Pertamina, yaitu PGN," ungkap Fajriyah dalam keterangan resmi, dikutip Selasa (4/5).

Dedi Sunardi sebelum masuk ke jajaran manajemen Pertamina merupakan bos Askrindo, asuransi pelat merah. Dedi juga pernah berkarir di lingkungan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI.

Pria kelahiran Magetan pada 1964 ini, memiliki gelar Sarjana Ekonomi Perusahaan dari Universitas Jayabaya Jakarta. Ia juga mengantongi gelar Magister Management dari Universitas Gadjah Mada.