Lembaga penelitian India, Council of Scientific Industrial Research (CSIR), melakukan serosurvey, yakni tes serologi untuk memeriksa keberadaan antibodi.

Penelitian tersebut dilakukan untuk mengetahui orang yang paling rentan terinfeksi virus Corona di negara tersebut.

Hasilnya, dari semua golongan darah, ada dua golongan yang memiliki kerentanan yang lebih tinggi terhadap serangan virus ini. CSIR mengungkapkan golongan darah tersebut adalah B dan AB.

Menurut ahli CSIR, seperti dikutip cnbc, orang dengan golongan darah AB menduduki peringkat tertinggi dalam seropositif, diikuti oleh golongan darah B.

Selain itu, para ahli juga mengungkapkan bahwa orang dengan golongan darah O kurang rentan atau kebal terhadap virus COVID-19. Golongan darah O ini dikaitkan dengan tingkat kepositifan yang rendah dalam serosurvey tersebut.

Dikutip dari Wion News, survei ini dilakukan oleh tim peneliti yang terdiri dari 140 dokter di India. Sekitar 10.427 orang dewasa di negara tersebut secara sukarela menjadi subjek dari penelitian yang dilakukan CSIR ini.

Dalam penelitian tersebut, para ahli juga menyarankan orang-orang untuk mulai menerapkan pola makan vegetarian yang kaya akan serat. Hal ini mungkin bisa berperan penting dalam memberikan kekebalan terhadap virus Corona.

Diketahui, virus Corona atau COVID-19 masih menjadi musuh dunia. Virus asal China ini masih tersebar di banyak negara dan belum diketahui kapan akan berakhir.

Bahkan, saat ini ada muncul varian baru virus ini di beberapa negara seperti salah satunya di India. Varian baru ini adalah B1617 dan disebut sebagai faktor yang memperburuk kondisi pandemi di negara tersebut.