Masuk 127 warga negara asing (WNA) asal India ke Indonesia mendapat sorotan dari anggota Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni. Terlebih, India tengah mengalami `gelombang Tsunami` COVID-19.

Syahroni meminta Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) diminta selektif dalam memberi izin.

"Jangan sampai menyebabkan lonjakan kasus juga di sini," kata Ahmad Sahroni, yang juga Wakil Ketua Komisi III dalam keterangan tertulis, Jumat (23/04/2021).

Politikus Partai NasDem itu meminta pihak imigrasi selalu menggali informasi terkini terkait kondisi penyebaran COVID-19 di semua negara. Pengetatan harus dilakukan jika penyebaran COVID-19 tinggi di negara asal WNA.

"Kalau memang kasusnya sedang naik, harusnya pembatasannya lebih ketat," ungkap Sahroni.

Menurut dia, pengetatan harus dilakukan untuk melindungi masyarakat. Apalagi, penyebaran COVID-19 di Indonesia belum bisa ditekan.

"Untuk melindungi warga dan para nakes (tenaga kesehatan) kita di Tanah Air yang juga belum usai perjuangan melawan pandemi COVID-19," ujar Sahroni.

Sebanyak 127 WNA asal India tiba di Indonesia pada Kamis, 22 April 2021. Kedatangan ini terjadi ketika kasus COVID-19 di India tengah melonjak.

Peningkatan kasus di India cukup mengkhawatirkan, yaitu 300 ribu kasus per hari. Angka tersebut tercatat terbanyak sepanjang pandemi COVID-19 pertama ditemukan.