Salah satu tokoh muda Nahdlatul Ulama (NU), Witjaksono mengatakan dirinya telah beberapa kali melakukan pertemuan empat mata dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Terbaru, ia bertemu presiden di tengah santernya isu reshuffle Kabinet Indonesia Maju.

"Sempet dipanggil, saya sudah beberapa kali diskusi dengan Pakde (Jokowi) sih. Saya sudah kenal sama Pakde sudah cukup lama, sudah dari 2015," kata Witjaksono, Senin (19/4/2021).

Witjaksono mengatakan pertemuan dengan presiden berlangsung empat mata. Namun ia seperti dilansir detikcom, enggan memerinci waktu pertemuannya. Witjaksono menceritakan inti pembicaraan dalam pertemuan dengan Jokowi.

"Kita membahas soal ekonomi sih. Saya kan memang pengusaha dan tokoh NU. Jadi memposisikan mengenai NU bagaimana, terus kemudian ekonomi bagaimana, intinya begitu. Karena jalur saya memang pengusaha multinasional, jadi bicara soal investasi, bicara mengenai rencana perkembangan ekonomi di Indonesia," ujar Witjaksono.

Witjaksono menyebut pembicaraannya dengan Jokowi tak merujuk spesifik soal menteri. Sembari menegaskan reshuffle kabinet hak prerogatif Presiden Jokowi, dia bersyukur bila diberi amanah.

Lalu, siapa Witjaksono? Witjaksono adalah Ketua Umum Serikat Nelayan Nahdlatul Ulama (NU), badan otonom resmi organisasi tersebut. Witjaksono menyebut dari 110 juta warga NU, 60 persennya tinggal di wilayah pesisir.

Witjaksono diamanahi Ketua Umum Pengurus Besar Nadhlatul Ulama KH. Said Aqil Siroj untuk menyejahterakan 60 persen warga NU tersebut.

"Kalau di NU, saya sama aja kayak Menko-nya (menteri koordinator)," ujar Witjaksono.

Witjaksono mengaku sudah diberi restu para kiai untuk menjadi tokoh nasional. "Intinya kita sudah dapat restu untuk bisa jadi tokoh nasional," katanya.