Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto dihadirkan sebagai saksi dari pihak Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam sidang Rizieq Shihab terkait perkara swab test Rumah Sakit UMMI, Bogor, Jawa Barat. 

Selain Bima Arya, tim JPU juga menghadirkan empat saksi sidang beragendakan pemeriksaan saksi di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur, hari ini Rabu (14/03/2021).

"Saudara Bima Arya, saudara kenal dengan terdakwa Habib Rizieq?," tanya ketua Majelis Hakim PN Jakarta Timur Khadwanto kepada Bima Arya.

"Kenal, ketua Majelis Hakim," jawab Bima Arya.

Majelis Hakim menanyakan kesediaan para saksi perkara swab test RS UMMI Bogor itu untuk diambil sumpah satu persatu. Selain Bima Arya, saksi perkara ini adalah para pejabat Kota Bogor, yaitu Kepala Satpol PP Kota Bogor Agustian Syah dan anggota Satgas COVID-19 Kota Bogor Verro Sopacua.

Dalam sidang itu Bima Arya mengaku hanya membuat laporan kepolisian terkait kasus tes swab Corona Virus Desease 2019 atau COVID-19 untuk RS Ummi. Ia menyatakan tak pernah melaporkan eks pemimpin Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Shihab ke polisi.

Pemerintah Kota Bogor melaporkan RS Ummi ke Polresta Bogor Kota pada 28 November 2020. RS Ummi dianggap menghalangi tugas Satgas COVID-19 Kota Bogor.

"Jadi fokus laporannya hanya ke RS Ummi?" kata kuasa hukum Rizieq Shihab, Aziz Yanuar, kepada Bima di persidangan.

Bima lantas memberikan jawaban bahwa pelaporan tersebut hanya untuk RS Ummi.

"Saya ingin meluruskan bahwa kami fokus kepada protap dari RS UMMI. Jadi kami mengharapkan bersedia menyampaikan informasi soal prokesnya dan statusnya," kata Bima.

Mendengar pengakuan Bima Arya di persidangan tersebut, Rizieq Shihab murka. Rizieq Shihab pun sempat bersitegang dengan jaksa penuntut umum.

"Saya minta dicatat, bahwa Wali Kota Bogor Bima Arya sekaligus Kepala Satgas COVID-19 di pengadilan yang mulia ini telah melakukan kebohongan di atas kebohongan. Terima kasih," kata Rizieq Shihab.

Jaksa penuntut umum kemudian menyela pernyataan Habib Rizieq yang membuarnya semakin marah.

"Cukup, jaksa penuntut umum. Ini hak saya bicara. Cukup," teriak Rizieq Shihab sembari menunjuk-nunjuk JPU.

Bima Arya, yang duduk sebagai saksi, tampak mengangkat tangannya. Sementara Habib Rizieq masih terus berbicara dengan nada tinggi.

"Anda memidanakan. Pasien dipidanakan. Anda ini melakukan kriminalisasi pasien, kriminalisasi RS. Anda yang memidanakan. Jadi saya berhak membela diri karena saya yang akan dipenjara, bukan anda," kata Rizieq Shihab lagi masih dengan nada tinggi.

Selain Bima Arya, saksi lain yang dibawa JPU di perkara Rizieq Shihab ini adalah Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor dr. Sri Nowo Retno dan mantan Kepala Seksi P3MS Dinas Kesehatan Kota Bogor Djohan Musalih.

Bima Arya melalui akun twitter pribadinya @BimaAryaS langsung menulis atau berkomentar yang terkesan tengah mencurahkan perasaannya (curhat) atas apa yang baru saja dialaminya di ruang sidang.

"Semua yang saya lakukan hanya untuk melindungi warga yang saya cintai. “Kalau saja RS Ummi koperatif sejak awal, tidak ada yang disembunyikan, sidang ini tidak pernah ada.” Jakarta, 14 April 2021.", cuit Bima Arya sambil menyematkan satu foto saat dirinya mengangkat tangan saat dituding berbohong oleh Rizieq Shihab.

Cuitan Bima Arya yang diunggah sekitar pukul 16.34 Wib itu tak pelak langsung mendapat banyak tanggapan beragam dari. Umumnya, tanggapan netizen tersebut menyudutkan Bima Arya. Berikut hasil pantauan bizlaw.id yang kemudian disarikan setelah melalui pemilihan:

Arini Renny MS dengan akun @mriens menulis komentar, "ingat pak, mati itu ga hrs tua, jangan pernah harap dapat syafaat dari Rasulullah, krn cucunya sdh kau dzalimi, dan jangan harap bisa berakhir husnul khotimah jika kau tidak mohon maaf pada IBHRS dan tobat nasuha...sy yakin semua wargamu yg muslim juga berdoa seperti ini..."

Jhon @Jhon08628343: Kelakuan Lo sama HRS bakalan di mintai pertanggung jawaban di akhirat, apapun alasannya

[email protected] @AufarHafiz: bismillahirahmanirrahim,Demi Allah,apabila yang anda katakan itu benar karena utk melindungi warga anda,smg anda diberikan kesehatan.dan apabila yg anda perbuat itu demi menzalimi Habieb Rizieq Sihab,semoga Allah membalas segala perbuatan anda.

Anwar Sp+ @saifulanswer: Gosah mengatasnamakan warga Bogor kaka, nyatanya banyak pelanggaran prokes di daerah Bogor tapi ga lu laporin jg :)

Rosegold @Rosegol61048338: Preeet
Noh puncak rame terus tiap hari ga lu lindungi warganya..KFC waktu tahun kemarin jaman covid baru muncul juga rame selalu..wisata di bogor,sentul,hotel2 rame terus ga lu ubek²..hati lu jahat bim
Ga respek gw ama orang kek elu

Ari Mencari @AriMencari1: Wahai para santri di Bogor catat dan ingat terus kelakuan si @BimaAryaS ini kpada HRS

Gotham City @GibraltarNc: Siap siap  sakratul maut anda pak... Bernafsu sekali memenjarakan seorang ulama Hanif .. kasihan keluarga anda, anak anak anda akan termakan mubahalah ulama...

HUKUM MILIK PENGUASA @HukumDan: Lho emang setiap warga habis swab harus lapor sama sampean.. Aturan dari mana?? Picik