Tim Kuasa Hukum Hotma Sitompul, Partahi Sihombing menilai jika pengacara Hotman Paris Hutapea diduga telah melanggar kode etik advokat saat mendampingi Desiree Tarigan, istri dari kliennya.

Lebih lanjut menurut Partahi Sihombing, banyak komentar dari Hotman Paris yang keluar dari konteks persoalan hukum.

"Hotman Paris ada urusan apa sih dengan perkawinannya klien kami ini, mau kawin sekali dua kali urusannya apa sama lu," kata Partahi Sihombing saat ditemui di kantornya, kawasan Sunter, Jakarta Utara, Jumat (9/4/2021).

"Emang kalau Hotman Paris nggak pernah cerai satu kali udah pasti orang bener, kan nggak juga. Nggak ada ukurannya begitu," tambahnya.

Partahi menganggap apa yang disampaikan oleh Hotman Paris lebih kepada mengolok-olok. Padahal untuk seorang advokat, cara itu sebenarnya tidak baik dilakukan. 

"Nggak boleh mengolok-mengolok, ini yang selalu mengolok-mengolok itu dia, kelewatan jahat itu orang. Makanya saya katakan kalau Hotman Paris itu norak," ujarnya.

"Anda (Hotman Paris) berhadapan nanti sama saya, sama saudara saya nanti ya Muarakarta. Saya pengen liat kamu hebatnya di mana," kata Parathi Sihombing melanjutkan.

Diketahui, Perseteruan Hotma Sitompul dan Hotman Paris merupakan buntut dari konflik rumah tangga Hotma dengan Desiree Tarigan. Desiree mengaku diusir oleh Hotma dan meminta didampingi Hotman jadi kuasa hukumnya.

Desiree dan Hotman Paris akhirnya menggelar jumpa pers agar diketahui publik. Saat disitu, ibunda Bams eks Samson tersebut membeberkan kronologi yang menyebabkan terjadinya pengusiran dari rumah oleh Hotma.

Merasa tidak terima, Hotma didampingi tim kuasa hukumnya juga gelar jumpa pers tandingan. Hotma menyindir Hotman Paris sebagai pengacara banci tampil dalam kesempatan tersebut.

Hotma juga menilai seharusnya Hotman Paris tidak membuka persoalan rumah tangganya dengan Desiree kepada media.