Ada kejadian menarik di negara bagian Minas Gerais Brasil. Sekelompok Pekerja Seks Komersial (PSK) berdemonstrasi karena tuntutan agar pemerintah memasukkan mereka ke kelompok prioritaskan vaksinasi Covid-19 gelombang pertama di negara itu.

Dilansir Channel News Asia dari AFP, di kota Belo Horizonte, para PSK bahkan sempat melakukan aksi mogok kerja awal pekan ini. Mereka menilai posisinya penting dalam ekonomi Negeri Samba sehingga harus didahulukan.

"Kami berada di garis depan, menggerakkan ekonomi dan kami berisiko," tegas Cida Vieira, Presiden Asosiasi PSK dari negara bagian Minas Gerais, kepada AFP.

"Kita perlu divaksinasi." Mereka pun melambaikan plakat bertuliskan "Pekerja seks adalah profesional" dan "Pekerja seks dan kesehatan". Sama seperti kelompok lain, para PSK mengaku nyawa mereka juga terancam karena corona.

"Kami adalah bagian dari kelompok prioritas karena kami berurusan dengan berbagai jenis orang dan nyawa kami terancam," kata Lucimara Costa, salah satu pekerja seks lain yang ikut aksi itu.

Pemerintah Brasil telah memprioritaskan petugas kesehatan, guru, orang tua, masyarakat adat dan orang-orang dengan kondisi kesehatan yang mendasarinya, untuk putaran vaksinasi pertama. Ada total 77 juta orang yang ditarget pemerintah hingga paruh pertama 2021.

Tetapi para ahli mengatakan kampanye vaksinasi ini mungkin akan tertunda hingga September karena kekurangan dosis. Sebagaimana diketahui, sejumlah produsen vaksin mengaku kekurangan bahan baku.

Seperti bagian Brasil lainnya, negara bagian Minas Gerais sedang berjuang melawan gelombang pandemi kedua. Tetapi jumlah kematian per 100.000 penduduk, yaitu 121, termasuk yang terendah di negara tersebut.

Sementara itu, dilansir CNBC Indonesia, di Brasil secara keseluruhan angka infeksi harian telah mencapai diatas 4 ribu perhari. Selain itu angka kematian di Negeri Samba ini juga cukup tinggi yaitu 332 ribu. Jumlah ini membuat Brasil menjadi negara dengan kematian akibat Covid-19 terbesar kedua setelah Amerika Serikat (AS).