Fenomena politik menteri-menteri dan pejabat negara ‘sowan’ ke Solo menemui putra sulung Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka mengundang cibiran. Salah satunya datang dari politikus PKS.

Wasekjen PKS, Ahmad Fathul Bahri menyoroti adanya kepentingan politik dalam agenda tersebut. Dia menduga, para petinggi parpol yang menemui Gibran berharap kisah Jokowi sebelum jadi Presiden terulang. Yaitu berangkat dari Wali Kota Solo melenggang ke Pilgub DKI Jakarta, hingga Pilpres.

"Kalau yang datang itu para pengurus partai politik, mungkin saja mereka berharap ada keajaiban yang terulang dari kisah Pak Jokowi, sehingga saat ini mereka sudah penjajakan, atau bahkan mungkin menjadikan Gibran sebagai penyambung komunikasi politik," katanya lewat pesan singkat, Kamis (8/4).

Selain itu, Fathul dikutip Merdeka.com, berharap para menteri dan pejabat pemerintah lainnya tidak hanya intens menemui Gibran saja. Tapi, mereka juga berkunjung ke seluruh pemerintah provinsi, kabupaten atau kota se-Indonesia.

"Bukan hanya ke Kota yang Walikotanya merupakan anak Presiden, sehingga kinerja daerah bisa didukung dan masyarakat mendapatkan manfaat luas, bukan hanya sekadar pejabatnya yang mendapat manfaat," ucapnya.

Menurut dia, ditemuinya Gibran oleh pejabat negara dan elite parpol menjadi gambaran bahwa politik dinasti menemukan konteksnya. Dia berharap Gibran fokus bekerja untuk masyarakat.

"Yang jelas itu semua menjadi gambaran bahwa kritik mengenai politik dinasti menemukan konteksnya. Tetapi semoga Gibran lebih fokus untuk bekerja melayani masyarakat, bukan hanya sibuk melayani pejabat dan pimpinan partai politik," pungkasnya.

Diberitakan, Kepemimpinan putra sulung Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka seolah menjadi magnet bagi sejumlah petinggi negeri. Sejak Gibran dilantik pimpin Solo pada Jumat (26/2), tercatat sudah banyak para pejabat dan politisi yang ‘sowan’ ke Solo.

Bukan cuma para menteri, belum 30 hari menjabat, petinggi parpol bertamu ke rumah dinas Loji Gandrung dan mendukung penuh kepemimpinan Gibran di Solo.

Sejumlah menteri tercatat bertemu putra sulung Presiden Jokowi itu. Yaitu Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziah dan Menteri Pemuda Olahraga Zainudin Amali.

Kemudian, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Mantan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wisnutama Kusubandrio.

Selain itu, petinggi partai politik yang menemui Gibran adalah Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, Sekjen Gerindra Ahmad Muzani dan Wakil Ketua Umum Partai Gelora Fahri Hamzah. Terbaru, Gibran ditemui Komisaris Utama PT Pertamina atau eks Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.