Pertunjukan kuda kepang di Medan, Sumatera Utara (Sumut), diwarnai keributan. Peristiwa bermula saat anggota Forum Umat Islam (FUI) membubarkan pertunjukan tersebut. Adu pukul tak terelakkan.

Keributan ini terekam kamera warga hingga videonya viral di media sosial (medsos). Peristiwa terjadi pada Jumat (2/4) yang lalu.

Dalam video terlihat sejumlah warga terlibat keributan dengan anggota FUI. Terlihat salah seorang anggota FUI sempat meludahi warga yang beradu argumen dengannya.

Awalnya, salah seorang perempuan yang mengenakan kaos hijau hitam tak terima kegiatan itu dibubarkan. Dia mengatakan pertunjukan Jaran Kepang sudah biasa digelar di desa tersebut. Apalagi mereka telah meminta izin untuk menggelar pertunjukan itu.

"Tiap hari kami main ini (Jaran Kepang). Iya, tiap pesta main ini. Di mana-mana orang bebas," cetus perempuan tersebut.

Namun, salah seorang anggota FUI Medan yang tak senang mendapat jawaban itu lantas maju dan meludahi perempuan tersebut. Melihat itu, warga tersulut emosi. Keributan tak terelakkan. Warga terlibat baku hantam dengan anggota ormas Islam tersebut.

Akibat peristiwa itu, dua kubu yang terlibat adu pukul membuat laporan ke polisi. Hingga kini sudah ada 15 saksi yang diperiksa terkait kasus itu.

"Masih penyelidikan. Dua pihak saling lapor, dari dua pihak ini semuanya mungkin sudah ada 15 orang yang diperiksa," kata Kanit Reskrim Polsek Medan Sunggal AKP Budiman Simanjuntak.