Siapa yang tak kenal dengan aktor Reza Rahardian, selain tampan, berbakat dan kaya raya membuat Reza Rahadian disebut sebagai pria sempurna. Tapi ternyata dibalik semua kesuksesan itu, banyak perjuangan yang harus Reza lakukan untuk menjadi salah satu aktor terbaik Indonesia saat ini.

Reza Rahardian ditinggalkan ayahnya sejak kecil dan harus hidup berdua dengan sang ibu. Demi menyambung hidup, pria 34 tahun itu bahkan sempat berdagang karpet sampai menjadi guru Bahasa Inggris dan pelayan di sebuah kafe.

“Jualan karpet kek, apa ajalah gue keliling. Apapun yang menghasilkan uang gue lakukan. Ngajar salah satunya. Gue ngajar bahasa Inggris untuk anak kelas tiga SD dua SD. Temen nyokap gue, jadi dapet uang saku tambahan. Gue kerja di kafe sebagai pelayan,” ungkap Reza Rahardian saat sedang ngobrol di kanal YouTube milik Daniel Mananta, belum lama ini.

Setelah dewasa, Reza Rahardian akhirnya mencoba masuk ke dunia akting. Berulang kali melakukan casting, sayanya, pemain film Habibie Ainun itu sering ditolak.

Soal akting, sejak dulu memang Reza Rahadian sudah diakui jika dirinya punya bakat. Tapi fisiknya jadi batu sandungan dalam berkarir. Pasalnya saat itu wajah Reza jerawatan dan tinggi badannya disebut kurang.

"Dia (produser) sampaikan kamu banyak komplain soal jerawatan, fisiknya kurang tinggi, jadi semuanya tentang fisik," ujarReza.

Sayangnya pria Reza Rahardian mengaku jika saat itu tak punya banyak uang untuk pergi ke dokter kulit. Ia cuma bisa pasrah dan fokus pada kemampuan aktingnya.

"Dan sebagai orang yang gak mungkin ke dokter kulit pada masa itu, orang gue mau cari duit, dan ke dokter kulit itu kan uang lagi, jadi dia bilang harus perawatan dulu," pungkasnya.