Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyebutkan bahwa transformasi BUMN yang sudah diprogramkan saat ini tidak ada artinya, jika tidak diselaraskan dengan perubahan human capital atau sumber daya manusia (SDM), khususnya insan BUMN.

Hal tersebut ia ungkapkan saat hadir dalam acara kick off dan pelantikan pengurus Forum Human Capital Indonesia (FHCI) 2021-2024, di ruang Mezzanine, Gedung Utama Kantor Pusat Pertamina, Jakarta pada Rabu, 7 April 2021.

Menurut Erick, perkembangan zaman saat ini tak hanya menyebabkan terjadinya perubahan perlilaku masyarakat, tetapi juga perubahan bisnis secara menyeluruh. “Karena sangat bahaya kalau kita tidak cepat mentransformasi BUMN secara menyeluruh. Tidak hanya bisnis modelnya, tapi juga human capital-nya,” ucapnya.

Oleh karenanya, Erick berharap kepengurusan baru FHCI ini bisa menghadirkan program-program agar dapat mencetak SDM unggul dan berdaya saing global. Sehingga dapat mendukung proses transformasi yang saat ini tengah dilakukan BUMN.

“Saya sangat berharap ini menjadi keseriusan kita bersama-sama melakukan transformasi human capital di BUMN. Supaya ini tidak hanya wacana, tetapi ini menjadi game changer dan sesuatu yang impactfull bagi kita ke depan, dalam bersaing secara nasional maupun global. Tanpa menutup ekosistem persaingan yang sehat,” ujar Erick tegas.

Sementara itu, Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi atas hadirnya FHCI selama ini. Menurutnya, selama berkiprah hampir 15 tahun, FHCI telah menciptakan banyak program-program terobosan, kajian serta gagasan baru yang menjadi referensi bagi kebijakan perusahaan-perusahaan besar.

“Semoga FHCI dapat secara konsisten memberikan terobosan-terobosan baru dalam pengembangan SDM Indonesia,” ujar Nicke.

Pada kesempatan yang sama, Ketua FHCI periode 2021-2024, Alexandra Askandar mengatakan bahwa SDM unggul memiliki korelasi erat dengan peningkatan produktivitas kerja dalam memenangkan persaingan. Baik dalam dunia bisnis, ekonomi, politik, dan budaya.

Untuk itu, FHCI hadir sebagai sebuah wadah organisasi inspiratif, yang memiliki kapasitas dan kapabilitas yang mumpuni. Sekaligus tempat saling berbagi dan berinteraksi melakukan pembelajaran serta sinergi untuk kemajuan pengelolaan SDM di lingkungan BUMN untuk Indonesia.

“FHCI hadir sebagai katalisator sinergi antara kementerian dan seluruh BUMN yang diterjemahkan dalam misi kami. Yaitu menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun SDM Indonesia unggul, khususnya SDM BUMN yang berdaya saing global,” katanya menambahkan.