Pemerintah 'memaksa' pihak swasta agar dapat membayarkan THR atau Tunjangan Hari Raya kepada seluruh karyawannya. Sebab, berbagai insentif sudah diberikan sehingga tak ada alasan lagi di mana THR harusnya bisa tersalurkan dengan baik.

"Presiden menyampaikan bahwa kita harus menjaga momentum pertumbuhan. Di mana dengan pertumbuhan ekonomi dan penanganan Covid-19 harus berjalan seiring. Terkait dengan demand side perlu dilanjutkan," kata Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam konferensi persnya, Rabu (7/4/2021).

Menurut Airlangga, salah satu momentum untuk jaga pertumbuhan ekonomi adalah dengan pembayaran THR. 

"THR kepada karyawan. Ini disampaikan sudah waktunya swasta memberikan THR karena berbagai kegiatan telah diberikan," kata Airlangga.

Lebih jauh, pemerintah menurut Airlangga juga tetap mengebut penyaluran bansos kepada 20 juta penerima manfaat berupa beras, kemudian ada Program Keluarga Harapan (PKH) hingga BLT atau Bantuan Langsung Tunai.

"Penyaluran sembako dari Juni ke awal Mei, jadi ini dipercepat," terang Airlangga.