Sosok Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bakal menjadi dilema untuk PDIP di Pilpres 2024. Sebab, politikus PDIP itu diprediksi akan menjdi pemain bebas dalam menghadapi dinamika di kontestasi lima tahun itu.

Pengamat politik Wempy Hadir mengatakan, selama ini dalam berbagai survei politik selalu menempatkan Ganjar Pranowo ada di dua besar.

Hasil survei itu, kata Wempy, dapat diartikan atau menjadi bukti bahwa kepala daerah yang merupakan kader PDIP itu memiliki magnet dalam kaitannya dengan Pilpres 2024.

Meski demikian, untuk mendapatkan tiket sebagai Capres dan Cawapres, diprediksi langkah Ganjar tidak akan mudah. Mengingat PDIP sebagai partai asalnya memiliki mekanisme dan sosok yang dipersiapkan sendiri. Salah satunya Puan Maharani.

"Namun perjalanan Ganjar tidak mudah, sebab partai politik mempunyai mekanisme sendiri dalam menentukan siapa calon presiden. Tentu pertimbangan dalam menentukan capres ada banyak indikator," demikian kata Wempy kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (6/4).

Lebih lanjut Wempy menganalisa, jika nantinya PDIP lebih memilih Puan Maharani sebagai calon wakil presiden dan berpasngan dengan Prabowo Subianto, maka Ganjar diprediksi akan menjadi pemain bebas atau mungkin dapat dikatakan 'musuh dalam selimut.'

Dalam kondisi seperti itu, Wempy memprediksi Partai Nasdem akan mengambil kesempatan dengan meminang Ganjar untuk disandingkan dengan calon lainnya.

"Kalau PDIP mendorong Puan untuk menjadi Capres/Cawapres, maka posisi Ganjar menjadi pemain bebas. Partai lain seperti Nasdem, sangat siap untuk menampung Ganjar," demikian kata Wempy.

Meski demikian, jika nanti Ganjar dipinang oleh Partai Nasdem, belum tentu orang nomor 1 di Jawa tengah itu secara mudah menambatkan pilihannya pada Nasdem.

Sebabnya, selama ini karier politik Ganjar terangkat dari proses politik di PDIP.

"Ganjar tentu akan dilema dengan tawaran yang tinggi karena resikonya tinggi. Tapi kekuasan itu menarik sehingga orang menggunakan banyak jalan untuk mencapainya termasuk meninggalkan partai yang selama ini membesarkan yang bersangkutan," pungkas Wempy.