Keyakinan KH Ma'ruf membeberkan, pertumbuhan ekonomi Indonesia berada di kisaran 4,5% hingga 5,3% pada 2021. Atau di atas target 5 persen yang dipatok tim ekonomi Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Tetapi, kata KH Ma'ruf, program vaksinasi bisa berjalan dengan lancar, sehingga angka pertumbuhan pandemi COVID-19, dapat ditekan.
"Kehadiran program vaksinasi memberikan rasa optimis semua pihak terhadap pemulihan kesehatan dan tentunya akan diikuti oleh pemulihan ekonomi," ujar Ma'ruf dalam Forum Indonesia Bangkit yang digelar CIMB Niaga, Jakarta, Selasa (6/4/2021).

KH Ma'ruf mengungkapkan, sampai saat ini, Indonesia telah menyuntikkan lebih dari 11,6 juta dosis vaksin dan menjadi salah satu negara yang telah melakukan vaksinasi terbanyak menurut Our World In Data. "Namun karena jumlah penduduk kita besar, maka rasio dosis vaksinasi per 100 penduduk baru sekitar 4,2 orang atau di bawah rata-rata dunia yakni 7,4 orang," kata Ma'ruf.

Tak hanya pemerintah, sejumlah lembaga internasional seperti IMF, Bank Dunia, AJB, hingga OECD pun optimistis perekonomian Indonesia akan tumbuh positif berkat vaksin. "Mereka memperkirakan ekonomi Indonesia akan tumbuh antara 4,4 persen sampai 4,9 persen," ucapnya.

Karena itu, di samping vaksinasi, pemerintah akan terus memberikan dukungan fiskal melalui program pemulihan ekonomi nasional (PEN). Ma'ruf menjelaskan untuk mendorong demand dari kelas menengah, sejak Maret 2021 pemerintah telah memberikan diskon pembelian mobil melalui relaksasi PPnBM serta kemudahan pembelian rumah melalui relaksasi PPN dan uang muka 0 persen.
"Harapannya kebijakan ini akan memberikan multiplier effect terhadap sektor-sektor ikutannya mulai dari suku cadang pembayaran hingga industri asuransi," imbuhnya.

Di luar itu, ia berharap dunia usaha dapat berekspansi dan melakukan investasi baru agar penyerapan tenaga kerja kembali meningkat dan daya beli menguat. "Ekspansi dunia usaha melalui investasi diharapkan dapat kembali meningkatkan produksi dan menyerap tenaga kerja termasuk ekspansi bisnis yang berbasis UMKM dan produk halal," jelasnya.