Berbicara mengenai kemungkinan mendukung Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai calon Gubernur DKI 2024, Ketua Departemen Komunikasi dan Informatika DPP Partai Demokrat kubu Moeldoko Saiful Huda Ems mengatakan sangat logis jika AHY menjadi Cagub DKI 2024 sebab untuk menjadi capres dianggap masih lumayan berat.

Saiful mengatakan "Untuk menjadi calon presiden 2024 itu sangat berat dan belum levelnya bagi AHY untuk itu. Dalam pertarungan Pilkada DKI 2017 saja suara perolehan AHY masih kalah jauh dibanding suara perolehan untuk Ahok dan Anies, apalagi untuk maju menjadi Capres RI 2024," ujarnya, kepada wartawan, Selasa 6 April 2021

Menurutnya, selain kualitas kepemimpinan, kapasitas wawasan intelektual AHY belum mencukupi untuk menjadi capres RI. AHY juga dinilai belum pernah teruji menjadi pemimpin di skala lokal seperti bupati atau wali kota juga gubernur.

"Dukungan bagi AHY untuk menjadi calon gubernur DKI Jakarta 2024 sebenarnya merupakan dukungan yang sangat rasional dan tertinggi dari kami untuknya. Itu suatu kehormatan yang luar biasa untuk AHY sebab seorang pelarian Mayor mestinya level kepemimpinannya itu di tingkat Kecamatan atau maksimal bupati/wali kota," ujarnya.

Menurut Saiful, akan berbeda jika karier AHY di militer mencapai tingkatan Jenderal bintang empat, Maka dengan demikian layak untuk beradu dalam ajang Pilpres 2021. 

"Karena itu tak perlulah Andi Nurpati dan Andi Malarangeng atau Andi Arief keberatan jika AHY banyak yang mendukungnya untuk maju jadi Cagub DKI Jakarta 2024," ujarnya.

Saiful menilai, mestinya AHY tak ragu memanfaatkan kesempatan menjadi cagub DKI 2024 nanti. Sebab jika tidak diambil, kemungkinan kader Demokrat baik AHY ataupun adiknya Edhie Baskoro Yudhoyono tak akan dapat posisi apapun di pemerintahan.

"Jangan sampai setelah Pemilu 2024, AHY dan adiknya kehilangan momentum lagi dan tak mempunyai posisi apa-apa di pemerintahan daerah apalagi di pemerintahan pusat atau nasional," kata Saiful.