Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Bukit Asam Tbk (PTBA) resmi menunjuk Suryo Eko Hadianto menjadi direktur utama perseroan. Keputusan ini ditetapkan hari ini, Senin (5/4/2021).

Suryo menggantikan Arviyan Arifin yang lengser karena masa jabatannya habis tahun ini. Suryo bukan orang baru di PTBA, dia pernah bekerja di perseroan sejak lama dan menduduki sejumlah jabatan.

Suryo sebelumnya merupakan Direktur Transformasi Bisnis PT Inalum atau MIND-ID. Suryo merupakan sosok yang sudah berpengalaman di dunia pertambangan.

Pria lulusan Universitas Gadjah Mada ini, sebenarnya pernah menjaba Direktur Operasi dan Produksi serta Direktur Pengembangan Bisnis, Direktur Niaga, dan Direktur Sumber Daya Manusia di PTBA perseroan.

Suryo lahir di Sleman, 22 April 1966. Ia menempuh meraih gelar sarjana matematika dari Universitas Gadjah Mada, kemudian mengambil program master di bidang Manajemen Produksi di Universitas Mercubuana.

Selain Suryo, direktur baru lainnya yang diangkat adalah Dwi Fathan Lilyana sebagai Direktur Sumber Daya Manusia PTBA, Farida Thamrin sebagai Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko, dan Direktur Operasi dan Produksi Suhedi.

Adapun direktur lama yang bertahan hanya Direktur Pengembangan Usaha Fuad Iskandar Zulkarnain Fachroeddin. 

Sementara Adib Ubaidillah tidak lagi menjabat sebagai Direktur Niaga PTBA. Jabatan tersebut juga dihilangkan karena perseroan mengalami perubahan nomenklatur guna menyelaraskan dan meningkatkan efektivitas koordinasi di internal holding BUMN pertambangan.