Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat jumlah investor tanah air terus mengalami pertumbuhan. BEI memasang target pertumbuhan jumlah investor sebesar 25 persen pada tahun ini, baik untuk investor pasar modal secara keseluruhan maupun investor saham.

“Sampai kemarin (22 Maret 2021), kami mencatat pertumbuhannya sudah di 27 persen jika dibandingkan dengan angka pada akhir tahun lalu,” ujar Direktur Pengembangan Bursa Efek Indonesia (BEI) Hasan Fawzi dalam acara B-Talk Kompas TV, Selasa (23/3).

Berdasarkan catatan Kontan, pada akhir tahun lalu jumlah Single Investor Identification (SID) saham sebanyak 1,69 juta akun atau melesat 53,47 persen dari 1,1 juta SID pada akhir 2019.

Adapun secara total investor pasar modal tahun 2020 meningkat 56 persen secara year on year (yoy), dari 2,48 juta menjadi 3,88 juta. Hasan berharap jumlah investor ini bisa tetap mengalami kenaikan 10 persen tiap bulannya hingga Desember 2021.

Bahkan, Hasan mengaku BEI berencana untuk mengajukan revisi target pertumbuhan investor menjadi 30 persen pada 2021.

Lebih lanjut, ia bilang pihaknya akan terus mencermati dan memantau perkembangan jumlah investor tersebut. Terakhir, sebanyak 75 persen dari total investor domestik juga merupakan usia muda di bawah 40 tahun.

Sembari itu, Hasan bilang kenaikan investor ini juga diimbangi dengan sejumlah literasi dan edukasi untuk investor pemula. 

“Tahun lalu saja tidak kurang dari 9.000 kegiatan edukasi yang kami lakukan bersama OJK, SRO, manajer investasi, serta komunitas-komunitas yang memiliki visi sejalan,” papar Hasan.

Yang mana hal ini bertujuan untuk memastikan kesiapan investor, khususnya investor baru yang mayoritas dari usia muda untuk menyiapkan bekal cukup sebelum terjun menjadi investor pasar modal.