Komedian Daus Mini bersama sang istri, Shelvie Hana Wijaya mendatangi Komisi Nasional Perlindungan Anak, di kawasan Pasar Rebo, Jakarta Timur, Selasa (2/3/2021). Kunjungan mereka merupakan tindak lanjut dari laporan sang mantan istri, Yunita Lestari yang sebelumnya mendatangi tempat tersebut.

Dari hasil pertemuan yang ditengahi Komnas PA, akhirnya kedua belah pihak menyatakan sepakat dengan tiga poin utama soal status putra semata wayang mereka.

Pertama, sang komedian wajib mengakui jika Haykal Ivander Firdaus sebagai putranya yang sah. “Nanti (status anak) diklarifikasi sesuai dengan akta kelahirannya. Karena akta kelahiran kan diakui oleh negara dan juga sah secara hukum,” ungkap Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait. 

Kedua, Daus Mini diminta untuk tidak lagi memutus akses komunikasi dengan putranya tersebut. “Sebelumnya, ada miskomunikasi saja,” ujar Arist.

Ketiga, Daus Mini beserta istri serta keluarga diimbau untuk tidak lagi mempermasalahkan status bocah 9 tahun yang akrab disapa Ichal tersebut. Dalam poin ini, termasuk juga meragukan bahwa Ichal merupakan anak biologis Daus Mini. 

“Jadi ke depannya, tidak ada lagi permintaan dari pihak Daus Mini untuk melakukan tes DNA. Itu merusak martabat anak. Polemik ini harus dihentikan demi kepentingan anak,” pungkas Arist Merdeka Sirait.