Kanselir Jerman, Angela Merkel mengatakan, varian baru Corona Virus Desease 2019 atau COVID-19 harus diwaspadai dan ditangani dengan hati-hati. Sebab penanganan yang salah akan memicu terjadinya gelombang ketiga COVID-19.

"Karena (varian), kami memasuki fase baru pandemi dari mana gelombang ketiga mungkin muncul. Jadi kita harus menangani dengan bijak dan hati-hati sehingga gelombang ketiga tidak menyebabkan penguncian kembali di seluruh Jerman," kata Merkel dikutip dari Reuters, Kamis (25/02/2021).

Sejauh ini Jerman masih menerapkan pembatasan hingga 7 Maret mendatang. Namun secara bertahap beberapa sektor ekonomi akan kembali dibuka seperti salon mulai 1 Maret.

Sedangkan sektor lain seperti sekolah baru akan dibuka jika penularan tidak lebih dari 35 kasus baru per 100 ribu orang selama tujuh hari berturut-turut.

Di kabupaten dengan kasus stabil 35, misalnya, dimungkinkan untuk membuka semua sekolah tanpa menyebabkan distorsi dengan kabupaten lain dengan insiden lebih tinggi dan sekolah yang belum dibuka,” kata Merkel.

Sementara terkait vaksinasi, Merkel mengatakan sejauh ini berjalan dengan baik. Namun ia tak menampik stok vaksin masih cukup langka.

“Selama vaksin masih langka seperti saat ini, Anda tidak dapat memilih dengan apa Anda ingin divaksinasi," jelasnya.