Polisi mengamankan dua perempuan yang diduga sebagai Pekerja Seks Komersial (PSK) di Apartemen Vidaview, jalan Topaz Raya, Kota Makassar, Sabtu (20/2/2021) malam.

Kedua perempuan tersebut masing-masing berinisial NN (19) dan IC masih anak dibawah umur, Kedua PSK ini diduga menawarkan jasanya secara online dengan tarif beragam.

NN mengaku memilih Vidaview sebagai tempat melayani tamu karena aman. Pemilik kamar juga mengetahui bisnis gelap yang dia perbuat.

“Kamarnya kita sewa untuk BO (Booking Online), Aman kalau di situ (Apartement Vida view, red) karena aksesnya tidak sembarang bisa masuk” kata NN saat ditemui, di Mapolsek Panakkukang, Sabtu malam.

NN mengakui bahwa tarif sekali kencan dengan pria hidung belang dibanderol Rp500 ribu. Bahkan tak jarang ia menerima uang Rp1 juta untuk sekali BO.

NN juga menyebut bahwa didirinya dan IC sudah menjalankan bisnisnya itu sudah 3 bulan lamanya di apartemen mewah Vidaview, .

Tak hanya itu, NN bersama IC juga bisa melayani tamu dalam sehari sebanyak 2 pria hidung belang. Lokasinya pun sama, yakni di Vidaview.

Kanit Reskrim Polsek Panakukkang, Iptu Iqbal Usman mengatakan sedang mengejar penyedia atau pemilik kamar Vida view yang disewa oleh dua PSK tersebut. Senin (22/02/2021).

Iqbal juga menyebut kegiatan prostitusi ini sudah sering terjadi di dalam kontrakan tersebut. Dia mengaku pihaknya belum cukup bukti untuk mengungkap kasus prostitusi daring yang melibatkan anak dibawah umur.

“Sudah lama kita selidiki kasus ini, tetapi baru sekarang bisa di ungkap dengan adanya laporan kasus penganiaayaan salah satu wanita di situ, dari dasar itulah kita kembangkan sehingga mendapatkan 2 perempuan belia yang sedang menunggu pelanggannya,” ungkap Kanit Reskrim Polsek Panakkukang.