Terkait kasus dugaan korupsi bantuan sosial (bansos), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di 2 lokasi pada Selasa kemarin (12/1).

Berdasarkan informasi dihimpun, salah satu rumah yang digeledah diduga milik orang tua anggota DPR Fraksi PDIP, Ihsan Yunus

Dikutip dari RMOL, Direktur Eksekutif Indonesia Future Studies (INFUS), Gde Siriana Yusuf, berharap mantan Menteri Sosial, Juliari Batubara, mengungkap semua pihak yang ikut terlibat dalam korupsi bansos sembako untuk wilayah Jabodetabek tersebut.

"Juliari mesti 'nyanyi' kalau enggak mau dihukum mati sendirian, termasuk lagu #TangkapAnakPakLurah," ujar Gde Siriana, Selasa (12/1).

Gde menilai tak hanya bansos yang jadi lahan rebutan para koruptor. Proses pemberian vaksin Covid-19 hingga bantuan langsung tunai juga dinilai bakal jadi incaran pihak-pihak yang ingin memperkaya diri sendiri dengan cara yang keliru.

"Tampaknya Bansos, Vaksin, BLT, jadi sedikit daging yang tersisa yang masih bisa direbutin, setelah infrastruktur macet," sambungnya.

"Nanti kalau sudah tinggal tulang, utang sudah susah, semua yang pegang tiang-tiang penyangga agar rezim bisa berdiri akan pada kabur," pungkasnya.