Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta jajarannya, khususnya Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, untuk memperbaiki tata kelola penerbangan nasional.

Perintah ini disampaikan Jokowi menyusul terjadinya kecelakaan pesawat Sriwijaya Air nomor penerbangan SJ-182 di Perairan Kepulauan Seribu, Sabtu (9/1) lalu. 

"Presiden menugaskan kepada kami untuk melakukan suatu improvement, dan proses penemuan ini menjadi suatu pelajaran yang mahal tetapi baik dan diinstruksikan jangan sampai terulang lagi," kata Menhub Budi dalam keterangan pers usai menghadap Presiden Jokowi, Selasa (12/1). 

Hanya saja, Budi tidak menjelaskan secara detail perbaikan apa yang akan dilakukan terhadap industri penerbangan ke depan. Ia hanya memastikan bahwa proses pencarian korban dan pengangkatan kotak hitam (black box) bisa dilakukan secepat mungkin.

Budi juga menekankan bahwa layanan penerbangan akan ditingkatkan sehingga kecelakaan pesawat tidak kembali terulang. 

"(Dan) mengimprove segala sesuatu dalam layanan penerbangan menjadi lebih baik," kata Budi.