Perusahaan patungan milik Surya Paloh dan Sonangol ini, digugat Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Akar permasalahannya, ya apalagi kalau bukan perkara duit. Di mana, CSMI menunggak pembayaran pada proyek gedung pencakar langit Indonesia One yang bernilai Rp8 triliun. Lokasi proyek berada di jantung kota Jakarta.

Gugatan dilayangkan kontraktor Kerjasama Operasi (KSO), yakni PT Acset Indonusa Tbk atau Acset, bersama China Construction Eighth Enginering Divison Corp Ltd atau CCEED, serta PT Bintai Kidenko Engineering Indonesia pada 12 November 2020.

Mengutip informasi keterbukaan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (20/11/2020), Sekretaris Perusahaan Acset Indonusa, Maria Ceslilia Hapsari menjelaskan, PKPU diajukan karena pekerjaan konstruksi yang telah dilakukan Acset bersama KSO China Construction Eighth Engineering Division belum dibayarkan oleh pihak CSMI, selaku pemilik proyek Indonesia One.

Maria menambahkan, apabila PKPU dikabulkan oleh pengadilan, maka terdapat kepastian pembayaran tunggakan dari CSMI. Kepastian pembayaran ini diperlukan untuk menjaga kinerja keuangan dan memenuhi kebutuhan modal kerja dalam operasional perseroan.

"Apabila Perseroan tidak mengajukan permohonan PKPU, maka KSO tidak memperoleh kepastian pembayaran dari CSMI atas tagihan prestasi pekerjaan yang telah diselesaikan oleh KSO. Tidak tertutup adanya perdamaian, apabila CSMI setuju untuk melakukan pembayaran sebelum pemeriksaaan perkara dilakukan," kata Maria dalam keterangan kepada BEI yang dikutip dari kumparan, Jumat (20/11/2020).