Mie ayam menjadi makanan pendamping atau boleh juga dibilang cemilan berat bagi banyak orang. Mie ayam juga digemari masyarakat karena memiliki tekstur dan citarasa yang berbeda dari beras yang menjadi makanan pokok masyarakat Indonesia.

Nah, jika Anda mengaku penggemar mie ayam dan bakso, pasti sangat akrab dengan mangkuk bergambar ayam jago ini. Entah bagaimana ceritanya, banyak penjual makanan yang memakai mangkuk tersebut.

Saking melegendanya mangkuk ini, banyak lo artis yang membuat kaos, tas, topi, dan pernak-pernak lainnya dengan gambar ayam jago yang sama persis dengan baju tersebut. Tapi, belakangan ada perusahaan bernama PT Lucky Indah Keramik yang mengaku memiliki hak paten atas logo ayam jago tersebut.

Ternyata, mangkuk ini bukan asli Indonesia. Mangkuk ini sudah lama dikenal di Tiongkok! Jika kita menonton film-film Mandarin 80 atau 90-an, pasti ada adegan orang makan dengan mangkuk bergambar ayam jago berwarna merah dan hitam ini.

Ada beberapa versi penamaan mangkuk ayam jago di Tiongkok. Orang-orang Kanton menyebut mangkuk ini dengan Jigongwan. Sementara itu, warga Tiongkok utara menyebutnya dengan Gongjiwan. Selain itu, warga Tiongkok selatan menamainya dengan Jijaowan.

Tidak hanya biasa dipakai sebagai peralatan makan di rumah atau tempat makan, banyak orang Tiongkok yang memakai mangkuk-mangkuk ini sebagai bagian seserahan untuk keperluan pernikahan.

Ternyata, sejarah Mangkuk ini sangat panjang. Kabarnya, mangkuk ini sudah ada sejak masa Dinasti Ming, tepatnya saat Kaisar Chenghua memerintah pada 1456 sampai 1487.  Saat itu, kaisar memesan empat buah mangkuk dengan gambar ayam jago dan ayam betina di sekitar Jingdezhen yang sekarang ada di Provinsi Jiangxi.

Pesanan mangkuk ini ditujukan sebagai tanda cinta untuk istri dan keluarganya. Nah, hal ini menjadi budaya dan secara turun-temurun juga dilakukan kaisar-kaisar berikutnya. Mangkuk ayam jago pun jadi semakin terkenal sehingga diproduksi secara massal.

Saat Tiongkok mulai memasuki fase modern, mangkuk ini tetap populer karena lambang ayam dianggap sebagai lambang kemakmuran. Apalagi ayam selalu membangunkan warga di pagi hari untuk bekerja.

Nah, orang-orang Tiongkok yang merantau ke Indonesia juga membawa mangkuk ayam jago ini. Desain gambarnya yang unik ternyata disukai orang Indonesia. Jadilah mangkuk ini pun digunakan oleh banyak orang di sini.